jatimnow.com – Nama Ketua PCNU Kraksaan Probolinggo, KH Hafidzul Hakim Noer terseret dugaan skandal asmara. Video yang menyebuy nama tokoh ini menyebar di berbagai media sosial.
Dugaan skandal ini mencuat ke publik setelah sebuah akun TikTok bernama SABUN BATANG melakukan siaran langsung (live). Dalam siaran tersebut, seorang wanita secara terbuka membongkar jalinan asmara hingga dugaan pernikahan siri yang dilakoninya bersama oknum tokoh agama tersebut.
Baca juga: Tragis! Nenek di Probolinggo Tewas Tertemper Kereta Api Blambangan Ekspres
Wanita itu mengaku kecewa karena dicampakkan begitu saja secara sepihak. Narasi penolakan dengan alasan restu orang tua diduga menjadi pemicu aksi nekat sang wanita mengumbar persoalan ini ke ruang publik.
Gelombang isu ini kian menggelinding bak bola salju. Tak hanya di TikTok, kanal YouTube AR Nyus Media juga secara terang-terangan mengulas dugaan skandal yang melibatkan petinggi organisasi keagamaan tersebut.
Dalam video berdurasi 11 menit yang beredar, pengunggah menampilkan foto tokoh KH. Hafidzul Hakim Noer, atau yang akrab disapa Gus Hafidz, lengkap dengan rincian informasi pribadi seperti Jabatan serta nomor pelat kendaraan yang bersangkutan.
Baca juga: Siswi SD Asal Probolinggo Wakili Jatim di Ajang Duta Anak Indonesia 2026
Video tersebut langsung menyedot perhatian netizen dan meraup puluhan ribu penonton hanya dalam hitungan menit sejak diunggah.
Menanggapi fenomena ini, KH Hafidzul Hakim Noer atau yang akrab disapa Gus Hafidz, menepis kabar miring tersebut. Saat dikonfirmasi usai acara Sholawatan di kelurahan sumber taman, kota Probolinggo.Jumat (22/05) malam, pengasuh Pondok Pesantren Nurul Qadim ini meresponsnya dengan santai sembari melempar senyum.
"Iya, tidak ada apa-apa," ujarnya singkat saat memberikan konfirmasi.
Baca juga: Terima SK, DPC PPP Kota Probolinggo Pasang Target Raih Lima Kursi DPRD
Lebih lanjut, ketika mencoba menanyakan kembali terkait langkah atau poin klarifikasi resmi yang akan dikeluarkan oleh pihak PCNU Kraksaan mengenai rumor tersebut, Gus Hafidz menegaskan bahwa tidak ada hal khusus yang harus diklarifikasi ke publik. Menurutnya, rumor tersebut sama sekali tidak berdasar sehingga tidak memerlukan tanggapan formal.
"Klarifikasi apa? Wong tidak ada apa-apa. Tidak ada apa-apa," pungkasnya.
Editor : Bramanta