Lantik Direksi Baru PDP Kahyangan, Bupati Jember Targetkan Peningkatan PAD

Reporter : Sugianto
Pelantikan direksi baru Perusahaan Umum Daerah Perkebunan (PDP) Kahyangan di Pendopo Wahyawibawagraha. (Foto: Diskominfo Jember for jatimnow.com)

jatimnow.com – Bupati Jember, Muhammad Fawait (Gus Fawait), secara resmi melantik jajaran direksi baru Perusahaan Umum Daerah Perkebunan (PDP) Kahyangan di Pendopo Wahyawibawagraha. Melalui pelantikan ini, Pemerintah Kabupaten Jember menaruh harapan besar agar perusahaan daerah tersebut tidak sekadar berorientasi pada profit, tetapi juga membawa dampak sosial yang nyata.

Gus Fawait menegaskan bahwa PDP Kahyangan memiliki posisi yang sangat strategis karena bersentuhan langsung dengan masyarakat di kawasan perkebunan. Kawasan ini, menurutnya, selama ini kerap identik dengan wilayah kantong kemiskinan.

Baca juga: Peringatan Hari Lanjut Usia Nasional di Jember, Lansia Tangguh Indonesia Tumbuh

“Perannya tidak hanya berkaitan dengan PAD, tetapi juga sebagai penggerak ekonomi dan pengentasan kemiskinan,” kata Gus Fawait usai pelantikan direksi di Pendapa Wahyawibawagraha.

Susunan direksi baru PDP Kahyangan yang dilantik meliputi Gogot Cahyo Baskoro sebagai Direktur Utama, Dima Akhyar sebagai Direktur Umum dan Keuangan, dan Nyoman Aribowo sebagai Direktur Produksi, Pemasaran, dan Pengembangan.

Gus Fawait menyoroti bahwa ketiga sosok direktur tersebut memiliki latar belakang sebagai aktivis. Oleh karena itu, ia menuntut agar kepekaan sosial mereka diimbangi dengan profesionalitas manajerial.

“Direksi harus mampu bekerja profesional, terbuka terhadap kritik, berpikir inovatif, dan membuktikan kinerja melalui data serta capaian yang terukur,” teSebagai bentuk dukungan sistemik, Pemkab Jember saat ini tengah menggodok revisi Peraturan Daerah (Perda) tentang BUMD. Revisi ini dirancang untuk melonggarkan ruang gerak Perumda Kahyangan agar dapat mengembangkan unit usaha baru dan tidak lagi hanya bergantung pada komoditas perkebunan tradisional.

Baca juga: Kerja Sama Sister City Jember-Jinhua Tuai Pujian Akademisi UB

Lebih jauh, Gus Fawait melihat adanya peluang bagi perusahaan daerah untuk berkontribusi menyukseskan program pemerintah pusat, seperti penyediaan pasokan untuk program Makan Bergizi Gratis (MBG), yang pada akhirnya akan mendongkrak perputaran ekonomi lokal.

Menjawab tantangan tersebut, Direktur Utama PDP Kahyangan, Gogot Cahyo Baskoro, menyatakan komitmennya untuk membangun iklim perusahaan yang sehat, bersih, dan berdaya saing tinggi. Ia menyadari bahwa memulihkan kepercayaan publik, karyawan, dan mitra usaha adalah tantangan krusial saat ini.

“Kami berkomitmen menerapkan prinsip Good Clean Corporate melalui transparansi, akuntabilitas, independensi, tanggung jawab, dan antikorupsi,” ujarnya.

Baca juga: Belasan Warga Jember Terserang DBD, PMI Lakukan Fogging dan PSN Serentak

Dalam cetak biru pengembangannya, Perumda Kahyangan telah menyiapkan sejumlah strategi diversifikasi dan optimalisasi usaha. Di antaranya fokus pada peningkatan kualitas dan pemasaran produk kopi specialty.

Strategi selanjutnya adalah mengembangkan destinasi ekowisata, seperti kawasan Wisata Boma dan Rimba Camp di Gunung Pasang, Kampung Belgia di Sumberwadung, serta membuka akses menuju Air Terjun Tancak melalui kolaborasi dengan Perhutani.

Kemudian, membuka peluang pemanfaatan lahan perkebunan yang menganggur (idle) untuk mendukung kebutuhan warga sekitar, seperti budidaya pakan ternak dan program pemberdayaan ekonomi masyarakat desa hutan.

Editor : Dadang Kurnia

Tretan JatimNow
Berita Terpopuler
Berita Terbaru