Mengenal Enny Nuraheni, Srikandi Foto Jurnalistik Peraih APFI Lifetime Award

Reporter : Ali Masduki
Enny Nuraheni menerima penghargaan Lifetime Achievement Award dalam gelaran APFI 2026. (Foto/Dokumentasi PFI)

jatimnow.com - Auditorium Sekretariat Daerah Kabupaten Bogor, pada Jumat (8/5) petang itu, bukan sekadar ruang beton yang dingin. Atmosfernya mendadak hangat, bahkan sebelum lampu panggung menyala penuh.

Ada getaran hormat yang merambat saat nama Enny Nuraheni menggema di ruangan.

Baca juga: PFI: Pembebasan Thoudy Badai Bukti Solidaritas Pewarta Foto Indonesia

Petang itu, Anugerah Pewarta Foto Indonesia (APFI) 2026 tidak hanya sedang membagi trofi, melainkan sedang mencatat sejarah besar, yakni memberikan Lifetime Achievement Award kepada sang penjaga gawang integritas visual Indonesia.

Enny bukan sekadar pemegang kamera. Ia adalah "Srikandi" yang memecah dominasi maskulin di kancah global.

Sejarah mencatat namanya dengan tinta emas sebagai perempuan Indonesia pertama yang menduduki posisi Chief Photographer di Kantor Berita Reuters untuk Biro Indonesia.

Sebuah pencapaian yang bukan didapat dari meja lobi, melainkan dari debu jalanan dan pengabdian tanpa jeda sejak 1986.

Selama 27 tahun berseragam Reuters, Enny menjadi saksi mata yang paling jujur bagi republik ini. Lensa kameranya tidak pernah berkedip saat merekam transisi politik yang berdarah maupun bencana yang menyisakan duka mendalam.

Ingatan kolektif kita tentang konflik Timor Timur, barangkali, adalah sebagian kecil dari keberaniannya yang diuji di bawah hujan peluru.

Baca juga: AJI dan PFI Surabaya Kecam Pembajakan Kapal Global Sumud oleh Israel

Baginya, foto bukan sekadar komposisi teknis, tapi sebuah kebenaran yang harus tersampaikan ke mata dunia.

"Penghargaan ini adalah bentuk penghormatan atas dedikasinya sebagai pewarta foto senior yang berintegritas dan gigih," ujar Ketua PFI Pusat, Dwi Pambudo.

Namun, Enny tak hanya berhenti pada bidikan. Di balik ketegasannya di lapangan, ia adalah rahim ilmu bagi fotografer muda.

Ibu dua anak ini konsisten mewariskan semangatnya melalui berbagai lokakarya.

Baca juga: FJN Minta Prabowo Turun Tangan Bebaskan Jurnalis RI di Israel

Reputasinya yang menjulang membuatnya kerap menjadi pengadil di berbagai ajang bergengsi, mulai dari Anugerah Adinegoro hingga UN World Environment Photo Contest di Jepang.

Kini, trofi APFI 2026 itu berada di genggamannya. Sebuah pengakuan bagi sosok yang membuktikan bahwa jurnalis foto bukan sekadar soal siapa yang paling cepat menekan tombol rana, melainkan soal siapa yang paling lama menjaga nyala integritas di tengah badai zaman.

Enny Nuraheni telah melakukan keduanya. Ia tidak hanya memotret sejarah. Ia adalah bagian dari sejarah itu sendiri.

Editor : Ali Masduki

Tretan JatimNow
Berita Terpopuler
Berita Terbaru