jatimnow.com - Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) memperluas jejak global melalui QS World University Rankings (WUR) by Subject 2026. Tiga subjek baru berhasil masuk daftar dunia, membuat total capaian menjadi sembilan bidang tanpa satu pun mengalami penurunan peringkat.
Tambahan tersebut mencakup Bisnis dan Manajemen di posisi 551–600 dunia, Fisika dan Astronomi pada rentang yang sama, serta Kimia di peringkat 601–700 dunia. Di saat bersamaan, lima subjek lain mencatat kenaikan posisi dan satu bidang bertahan stabil.
Baca juga: 22 Lulusan SMA Santo Carolus Surabaya Berhasil Tembus PTN
Hasil tersebut berdampak langsung pada daya saing lulusan. Pengakuan global membuka peluang lebih luas bagi mahasiswa dan alumni untuk menembus pasar kerja internasional, sekaligus memperkuat kepercayaan industri terhadap kualitas pendidikan ITS.
Kepala Unit Reputasi Institusi Kantor Penjaminan Mutu ITS, Sarah Cahyadini, menyebut capaian tersebut sebagai sinyal bahwa strategi penguatan riset dan jejaring global berjalan efektif.
“Penambahan tiga subjek baru memiliki makna strategis karena menunjukkan pengakuan internasional terhadap ITS semakin meluas,” ujar dosen Departemen Arsitektur tersebut.
Ia menjelaskan, setiap bidang memiliki komposisi penilaian berbeda. Pada Bisnis dan Manajemen, reputasi akademik dan penilaian pengguna lulusan menyumbang hingga 80 persen.
Untuk Fisika dan Kimia, reputasi menyumbang 60 persen, disertai indikator sitasi ilmiah, kolaborasi internasional, serta H-index.
Baca juga: Mahasiswa ITS Ciptakan Alat Deteksi Dini Kebakaran Listrik
Peningkatan sitasi publikasi dan kerja sama lintas negara menjadi faktor penentu. Riset yang melibatkan mitra global dinilai memiliki dampak lebih besar serta mempercepat penyebaran pengetahuan.
“Kami membangun ekosistem akademik berkelanjutan, mulai dari pengelolaan riset hingga pemantauan kinerja berbasis data,” kata Sarah.
Persepsi dunia industri terhadap lulusan juga berperan besar, terutama pada subjek baru. Kinerja alumni di berbagai sektor memperkuat relevansi kurikulum dengan kebutuhan global.
Baca juga: Gus Iqdam Sebut Mahasiswa Tak Cukup Hanya Pintar, Harus Dekengan Pusat
Capaian tersebut sejalan dengan agenda pembangunan berkelanjutan, khususnya pendidikan berkualitas dan penguatan inovasi.
ITS menargetkan peningkatan posisi pada bidang yang sudah masuk peringkat sekaligus membuka peluang bagi disiplin baru seperti data science dan teknik sipil untuk menyusul.
Optimisme muncul seiring tren yang terus bergerak naik, didorong kolaborasi dan konsistensi menjaga kualitas riset.
Editor : Ali Masduki