jatimnow.com - Gema takbir menyambut berakhirnya Ramadan 1447 Hijriah menggema di Masjid Agung Baiturrahman Trenggalek, Kamis (20/3). Bupati Trenggalek, Mochamad Nur Arifin, bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) mengikuti kegiatan tersebut sekaligus memanjatkan doa agar dirinya dan masyarakat Trenggalek mendapat ampunan dari Allah SWT.
Dalam kegiatan gema takbir tersebut, Bupati yang akrab disapa Mas Ipin itu secara khusus meminta pembacaan Sayyidul Istighfar selain takbir, tahmid, dan tahlil. Ia berharap melalui doa tersebut, pengampunan Allah SWT telah diberikan kepada dirinya, keluarga, serta seluruh masyarakat Trenggalek selama bulan Ramadan.
Baca juga: Bank Jatim Salurkan CSR ke Trenggalek Berupa Floor Projector Highlight
“Namanya kita ditinggal Ramadan, ini kan bulan penuh maghfiroh. Maka doa saya untuk masyarakat dan termasuk saya khususnya, dalam bulan ini sudah sempat diampuni oleh Allah SWT,” ujarnya.
Baca juga: JLS di Tulungagung Telah Rampung Pembangunannya, Tiga Kabupaten Sudah Terhubung
Ia menambahkan, permintaan pembacaan Sayyidul Istighfar dilakukan sebagai bentuk ikhtiar spiritual agar masyarakat memperoleh ampunan.
“Makanya tadi saya minta untuk dibacakan Sayyidul Istighfar selain membaca takbir. Semoga seluruh masyarakat Trenggalek mendapatkan pengampunan dari Allah SWT,” imbuhnya.
Sayyidul Istighfar sendiri dikenal sebagai doa permohonan ampunan utama yang diajarkan Nabi Muhammad SAW dan sering disebut sebagai “Raja Istighfar”.
Baca juga: Penutupan Jalan Utama Tulungagung - Trenggalek Tertunda, Ini Alasannya
Usai kegiatan gema takbir, Bupati bersama Forkopimda melanjutkan agenda dengan meninjau situasi keamanan dan ketertiban masyarakat di Pos Pelayanan Operasi Ketupat Semeru milik Polres Trenggalek yang berada di kawasan Agro Park Trenggalek. Dari hasil pemantauan, kondisi malam takbiran dilaporkan berlangsung aman dan kondusif.
Editor : Bramanta