jatimnow.com - Sepanjang tahun 2024 ini, puluhan pengguna narkoba mengikuti program rehabilitasi yang digelar oleh BNN Kabupaten Tulungagung.
Di antara para peseta rehabilitasi, ada 2 oknum ASN Pemkab Tulungagung. Selain itu, juga ada peserta rehabilitasi yang masih berstatus sebagai pelajar.
Baca juga: Harga BBM Naik, Anggaran Operasional Bus Sekolah di Tulungagung Membengkak
Kepala BNN Kabupaten Tulungagung, Rose Iptriwulandhani mengatakan sepanjang tahun ini total terdapat 63 orang yang mengikuti program rehabilitasi. Proses rehabilitasi dilakukan di klinik yang telah bekerja sama dengan BNN.
"Ada 63 klien yang mengikuti program rehabilitasi, mereka ada yang datang secara mandiri dan yang datang berdasarkan hasil asesmen," ujarnya, Senin (30/12/2024).
Sementara 2 ASN yang mengikuti rehabilitasi berasal dari Dinas Kesehatan Tulungagung.
Baca juga: Permudah Pengurusan e-KTP, Dispendukcapil Tulungagung Jemput Bola ke Sekolah
Keduanya ditangkap oleh Polda Jawa Timur di sebuah ruang karaoke di Surabaya.
Berdasar hasil asesmen mereka mengikuti rehabilitasi di BNN Tulungagung.
"Selain itu terdapat juga beberapa klien yang masih berstatus pelajar," tuturnya.
Pihak BNN juga melakukan pengukuran persentasi kualitas hidup penyalahgunaan narkotika.
Baca juga: Serapan Gabah Tinggi, Gudang Bulog Tulungagung Penuh
Dari hasil pengukuran persentase kualitas hidup penyalahguna narkotika menggunakan WHO Quality, diperoleh hasil kualitas hidup 79,59 persen pada domain fisik, 75,63 persen pada domain sosial, dan 80,10 persen pada domain lingkungan. Hasil ini melebihi target yang ditetapkan.
"Angka itu di atas target minimal yakni 66 persen," pungkasnya.
Editor : Endang Pergiwati