Warga Ponorogo Sambat Susah Cari LPG 3 Kg, Harga Juga Naik

Reporter : Ahmad Fauzani
LPG 3 Kg susah didapat di Ponorogo. (Foto: Ahmad Fauzani/jatimnow.com)

jatimnow.com - Keberadaan LPG 3 Kg di Ponorogo menjadi barang yang susah dicari. Ibu rumah tangga hingga pedagang kesusahan mendapatkan si tabung melon itu.

Kondisi tidak adanya keberadaan LPG 3 Kg ini tidak hanya di pusat kota. Tetapi juga di wilayah pinggiran seperti Kecamatan Jenangan, Ngrayun, dan Slahung.

Baca juga: Ribuan Jemaah Hadiri Tabligh Akbar Seabad Gontor

Henik Lia, seorang ibu rumah tangga asal Kecamatan Slahung, juga mengeluhkan kesulitan yang sama.

“Ya susah sih, harus muter-muter dari satu toko ke toko lain. Ketemu pun harga sudah Rp21 ribu,” ungkapnya, Senin (27/5/2024).

Kondisi serupa dialami pedagang angkringan, Cholis yang mengaku kesulitan dalam mendapatkan barang bersubsidi tersebut.

“Sulit-sulit gamoang sih. Kadang ada kadang juga gak ada,” ujar Cholis.

Baca juga: Konversi Energi Kedua Republik Indonesia, Amanat Penderitaan Rakyat Madura

Cholis menjelaskan bahwa dirinya sering harus berkeliling dari satu pengecer ke pengecer lain, bahkan hingga ke pangkalan, untuk mendapatkan gas LPG 3 Kg.

“Ya ini sudah mulai lancar. Ndak tahu kalau besok bagaimana lagi,” tambah Cholis, yang berjualan di sekitar Alun-Alun Ponorogo.

Kesulitan serupa juga dialami Supriyoko, seorang pedagang gorengan di Jalan Pramuka. Ia mengaku bahwa dalam dua pekan terakhir, mendapatkan gas melon menjadi tantangan tersendiri.

Baca juga: Muscab X PPP Ponorogo, Empat Nama Mencuat Pimpin Partai

“Harus nunggu 2 sampai 3 hari. Harganya kalau ditingkat eceran sampai Rp21 ribu. Normalnya Rp19 ribu,” jelas Supriyoko.

 

Editor : Zaki Zubaidi

Tretan JatimNow
Berita Terpopuler
Berita Terbaru