jatimnow.com - Fenomena alam semburan air dan gas yang terjadi di Ngawi memang sudah terjadi empat hari. Hal ini membuat pihak Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) turun langsung.
"Kami sengaja datang untuk menganalisanya. Berbahaya atau tidak. Biar warga juga tidak tahu," kata Kukuh Sujadmiko, Kabid ESDM Provinsi Jatim, Kamis (9/8/2019)
Baca juga: Mandi Bareng Teman, Pelajar Sragen Tewas Tenggelam di Bengawan Solo Ngawi
Menurutnya, hasil analisa tim yang dipimpinnya, air yang disemburkan tidak berbahaya. Pasalnya tidak mengandung bahan-bahan yang membahayakan bagi warga masyarakat.
"Airnya tidak berbahaya bagi tubuh manusia. Jadi tidak ada yang perlu dikhawatirkan berlebihan," urainya.
Baca juga: Semburan Air di Ngawi Belum Berhenti, Ini Penjelasan Kementerian ESDM
Baca juga: Jargas PGN Pasok Energi untuk 15 Ribu Santri Pesantren Dalwa
Namun, lanjut ia, air tersebut juga mengandung gas metana walaupun sedikit. "Tandanya ada gelembung. Tapi cuma sedikit," terangnya.
Sehingga, ia berharap warga yang melihat fenomena tersebut tidak menyulut rokok. Agar tidak terjadi kebakaran.
Baca juga: PGN Pasok Gas Bumi ke RSUP Sardjito, Dorong Green Hospital
Reporter: Mita Kusuma
Editor: Erwin Yohanes
Editor : Erwin Yohanes