jatimnow.com - Sekdaprov Jawa Timur, Adhy Karyono membenarkan kedatangan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di kompleks Kantor Gubernur Jatim, Jalan Pahlawan, Surabaya, Rabu (21/12/2022).
Bahkan, Adhy mengaku ruang pribadinya tak luput dari penyelidikan KPK. Ia menduga penyelidikan ini ada hubungannya dengan penggeledahan Gedung DPRD Jatim selama ini.
Baca juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Berawan
Di mana Wakil Ketua DPRD Jatim, Sahat Tua Simanjuntak turut ditangkap.
"Ya pasti ada hubungannya. Mereka (KPK) minta keterangan, perencanaannya, anggarannya, digunakan belanja apa saja. Sektiar itu sih," kata Adhy, saat ditemui di kantornya.
Baca juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan
Adhy menegaskan pihaknya tidak ikut diperiksa. Ia hanya mengatakan bahwa KPK meminjam ruang pribadinya untuk digunakan sebagai sekretariat.
"Oh enggak (tidak diperiksa), saya tidak ikut diperiksa. Hanya ruangan saya yang di depan, dijadikan sekretariat, dipakai (KPK) sementara," sambungnya.
Baca juga: Beasiswa LPPD Jatim 2026 Dibuka, Siapkan Kuota Kampus Al-Azhar Mesir
Pantauan jatimnow.com, sejumlah personel KPK terlihat memasuki ruangan Sekdaprov Jatim di lantai dua Kantor Gubernur.
"Saya nggak tau persis (jumlahnya). Tadi hanya minta izin ruangan saja tadi. Jadi ya silahkan saja dipakai," beber Adhy.
Editor : Rochman Arief