Ditolak Bercinta, Suami Bacok Istri Lalu Bunuh Diri di Ngawi

Reporter : Mita Kusuma
Polisi saat melakukan olah TKP. (Foto: Polsek Paron)

Ngawi - Berawal dari ditolak saat ingin berhubungan badan, suami di Kabupaten Ngawi nekat bacok sang istri. Kemudian berakhir bunuh diri. Kejadian ini di Desa Gelun, Kecamatan Paron, Kabupaten Ngawi.

“Tadi malam itu kejadiannya. Yang bunuh diri bernama Samin, istrinya bernama Kawiti,” ujar Kapolsek Paron, AKP Didik Supriyanto, Senin (26/9/2022).

Baca juga: Mandi Bareng Teman, Pelajar Sragen Tewas Tenggelam di Bengawan Solo Ngawi

Dia menjelaskan kejadian ini memang berawal dari kekerasan dalam rumah tangga (KDRT). Motifnya, Samin meminta jatah berhubungan badan, namun ditolak oleh Kawiti.

“Samin itu marah hingga menyabit istrinya. Terkena dagu, telinga dan jari. Istrinya luka-luka sobek,” kata mantan Kasatnarkoba Polres Ponorogo ini ketika dikonfirmasi.

Saat itu, istri atau Kawiti berteriak, hingga cucu keduanya mempergoki. Anak yang masih TK itu lari ke belakang, ke rumah saudaranya.

Baca juga: Pria di Kediri Tiba-tiba Masuk Kolong Truk Pertamina, Depresi Ditinggal Ibu Meninggal

“Keluarga datang untuk melerai. Dan mengetahui ada sabit lalu dibuang sabitnya ke luar. Korban atau sang istri dibawa ke Puskesmas,” jelasnya.

Menurutnya, Samin pun mengadu kepada keluarga bahwa telah ditolak oleh sang istri. Warga pun berdatangan karena teriakan Kawiti juga terdengar hingga keluar.

“Warga menunggu di luar rumah. Saat itu posisi Kawiti dibawa ke Puskesmas,” tambahnya.

Baca juga: Lagi, Mayat Pria Ditemukan di Bawah Jembatan Cangar

Tetapi, setelah pulang dari Puskesmas salah satu keponakan keduanya melihat Samin sudah meninggal dunia. Samin sudah gantung diri di rumahnya.

“Dugaannya memang bisa karena takut dilaporkan karena KDRT,” pungkasnya.

Editor : Zaki Zubaidi

Tretan JatimNow
Berita Terpopuler
Berita Terbaru