Pasuruan - Aries Aprianto (29), pelaku begal payudara di Kabupaten Pasuruan, mengaku dua kali melakukan aksi bejatnya di TKP yang berbeda.
Sebelum menyasar perempuan berinisial F (35), pesepeda yang melintas di jalan gang Kelurahan Bendo Mungal, ia menyasar seorang gadis sekolah yang masih SMP.
Baca juga: Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya
"Selain ini, sekitar sembilan bulanan lalu, anak sekolah SMP," jelas pelaku.
Baca juga: Pelaku Begal Payudara di Bangil Pasuruan Tertangkap, Diancam Penjara 9 Tahun
Baca juga: Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang
Ia mengaku tahu jika perbuatan begal payudara yang dilakukannya bisa berujung pidana. Namun ia tidak bisa membendung dorongan nafsu hingga memandang perbuatan tersebut sebagai tindakan iseng.
"Semuanya spontanitas, iseng saja. tidak ada yang direncanakan," ungkapnya.
Baca juga: UNU Blitar Pecat Oknum Dosen Pelaku Pelecehan Seksual
Kasat Reskrim Polres Pasuruan, AKP Adhi Putranto Utomo mengatakan, belum ada laporan masuk dari korban yang masih sekolah SMP tersebut. Sehingga, pihaknya pun menghimbau masyarakat yang menjadi korban begal payudara untuk berani melapor ke polisi.
"Kepada masyarakat Kabupaten Pasuruan yang menjadi korban begal payudara, saya himbau untuk berani melapor," tandasnya.
Editor : Arina Pramudita