Gresik - Seorang pelajar SMP di wilayah Kecamatan Driyorejo dikeroyok sekelompok pelajar lain. Akibatya, korban berinisial MI mengalami luka sobek di pelipis dan memar di beberapa bagian tubuh.
Dari informasi yang dihimpun, korban awalnya dijemput oleh salah satu pelaku dari kelasnya saat jam istirahat sekolah, Senin (17/1/2022). Korban kemudian diajak menuju lorong samping kelas, dan ternyata di sana sudah menunggu beberapa siswa lainnya.
Baca juga: Ratusan Peserta Ikuti Kapolres Gresik Esports Competition 2026
Salah satu pelaku kemudian menendang korban. Beberapa siswa lain kemudian ikut memukul dan menendang. Akibat pengeroyokan tersebut korban mengalamai luka sobek di pelipis mata sebelah kiri dan luka memar.
MI sempat diberi perawatan oleh pihak sekolah, kemudian pulang. Sesampainya di rumah, ibunya tidak terima begitu melihat kondisi anaknya usai dikeroyok, terlebih ada bercak darah di seragam MI. Kasus tersebut kemudian dilaporkan ke Mapolres Gresik.
Baca juga: Peduli Lingkungan, BPJS Ketenagakerjaan Gresik Tanam 1.437 Bibit Mangrove
Meski telah dilakukan upaya mediasi dengan mempertemukan para pelaku dengan keluarga korban pada Selasa (18/1/2022), namun keluarga korban tetap bertekad melanjutkan kasus tersebut ke ranah hukum.
Laporan adanya korban penganiayaan seorang pelajar SMP tersebut dibenarkan Kanit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Gresik, Ipda Happy.
Baca juga: Tiga Warga Sidotopo Jadi Korban Dugaan Perampasan dan Penganiayaan Saat HUT Persebaya
"Laporan sudah kami terima," kata Happy, Rabu (19/1/2022).
Editor : Arina Pramudita