KMP Dharma Rucita Tampak Terbakar di Perairan Selat Bali

Reporter : Rony Subhan
KMP Dharma Rucitra terbakar di perairan Selat Bali, sesaat setelah lepas jangkar dari Pelabuhan Ketapang. Ini merupakan simulasi penanganan kecelakaan. (Foto: Rony Subhan/jatimnow.com)

Banyuwangi - Kapal Motor Penyebrangan (KMP) Dharma Rucitra tampak terbakar di perairan Selat Bali, sesaat setelah lepas jangkar dari Pelabuhan Ketapang. Api berasal dari kamar mesin dan merembet ke dek kapal.

Kepulan asap pekat membumbung tinggi membuat puluhan penumpang dan anak buah kapal (ABK) berlarian menyelamatkan diri. Beberapa orang terjun ke laut dengan menggunakan life jacket untuk menghindari kobaran api yang semakin membesar.

Baca juga: Pemancing Tenggelam di Kali Lamong Gresik Akhirnya Ditemukan

Sejumlah kapal penyelamat pun datang untuk memadamkan api serta menyelamatkan para korban. Tak berselang lama, api pun padam dan seluruh penumpang berhasil diselamatkan.

Kebakaran ini bukanlah kejadian sebenarnya. Melainkan hanya simulasi penanganan kecelakaan kapal penyeberangan yang beroperasi di Pelabuhan Ketapang Banyuwangi-Gilimanuk Bali.

Baca juga: Dua Pendaki Ilegal Semeru Berhasil Dievakuasi, Satu Masih Terjebak di Jurang

Simulasi ini melibatkan tim gabungan Basarnas, TNI-AL, Satpol Air Polresta Banyuwangi, Pertamina, ASDP dan Gabungan Pengusaha Angkutan Sungai, Darat dan Penyebrangan (Gapadap). Kegiatan ini ditinjau langsung oleh Sekjen Kementerian Perhubungan Djoko Sasono.

Djoko Sasono menyampaikan, simulasi yang dilakukan ini merupakan tugas penyelenggara pelayaran. Tidak hanya dari Kementerian Perhubungan, namun semua stakeholder juga dilibatkan dalam membantu jika suatu saat terjadi kecelakaan kapal di laut.

Baca juga: KRI Bima Suci Lanjut Etape 5, Misi Diplomasi Maritim Berlanjut

"Simulasi ini memang sering dilakukan agar supaya kita lebih terampil," pungkas Djoko.

Editor : Zaki Zubaidi

Tretan JatimNow
Berita Terpopuler
Berita Terbaru