Pandemi Covid-19

Pegiat Wisata Pasuruan Keluhkan Penutupan Sementara Gunung Bromo

Reporter : Moch Rois
Wisata TNBTS yang ditutup selama Pandemi Covid-19

jatimnow.com - Ditutupnya wisata Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) dari pengunjung selama 4 bulan ini akibat Pandemi Covid-19 membuat para pegiat pariwisata di wilayah Kecamatan Tosari, Kabupaten Pasuruan kelabakan.

"Sudah 4 bulan ini kita menganggur dan tidak ada penghasilan. Kita sampai serabutan agar kebutuhan bisa sehari-hari tercukupi," kata salah satu pemilik jasa kendaraan jeep, Suroto, Sabtu (20/6/2020).

Baca juga: Fenomena Bromo Bersalju Pertama di 2026 Hipnotis Wisatawan

Keluhan serupa juga disampaikan Darma, salah satu pemilik jasa penginapan. Menurutnya, selama 4 bulan ini tidak ada satu pun orang atau wisatawan yang menginap.

"Biasanya kalau masa liburan, atau akhir pekan tidak pernah sepi. Sudah 4 bulan ini kami hanya bisa pasrah," kata Darma.

Baca juga: Yadnya Kasada 2026: 3 Dukun Pandita Baru Suku Tengger Resmi Dikukuhkan

Mereka meminta kepada pemerintah dan pengelola TNBTS untuk segera membuka kembali tempat wisata Gunung Bromo agar perekonomian masyarakat Suku Tengger kembali normal.

"Kami siap menerapkan protokol kesehatan di setiap kegiatan pariwisata jika wisata Gunung Bromo ini dibuka kembali," ujar mereka kompak.

Baca juga: Merawat Tradisi Leluhur, Ribuan Warga Tengger Gelar Yadnya Kasada di Bromo

 

Editor : Sandhi Nurhartanto

Tretan JatimNow
Berita Terpopuler
Berita Terbaru