jatimnow.com - Kasus terkonfirmasi positif virus corona (Covid-19) di Kabupaten Jombang bertambah satu orang. Penambahan satu orang itu membuat jumlah pasien menjadi 10 kasus.
Humas Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten Jombang, Budi Winarno menjelaskan pasien nomor 10 itu merupakan seorang remaja pria berusia 16 tahun.
Baca juga: Geger, Rumah di Pemukiman Padat Jombang Disulap Jadi Kebun Ganja Ratusan Pot
"Pasien nomor 10 dinyatakan positif setelah hasil swab keluar. Baru pulang dari Pondok Pesantren Temboro, Magetan," katanya, Sabtu (9/5/2020).
Ia menambahkan, sebanyak 18 santri pulang dari ponpes Temboro Magetan pada akhir April lalu. Para santri itu lalu menjalani rapid test dan hasilnya ada 2 santri reaktif.
"Dua santri itu menjalani tes swab dan hasilnya ada satu santri positif. Dia melakukan isolasi mandiri sejak hasil rapid test reaktif," jelasnya.
Baca juga: Bus Rombongan Alumni SMEA Negeri Jombang Alami Kecelakaan di Tulungagung
Koordinator Tim Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Jombang, Pudji Umbaran mengatakan, pasien nomor 10 asal Kecamatan Tembelang itu dijemput dirumahnya untuk menjalani perawatan di rumah sakit.
"Pasien dijemput dirumahnya dan saat ini menjalani perawatan di RSUD Ploso dan kondisinya sehat dan termasuk pasien tanpa gejala," tukasnya.
Baca juga: Keluarga Tambak Beras Doa Bersama untuk Yenny Wahid jadi Bacawapres 2024
Direktur RSUD Jombang ini juga menyebut, seorang pria asal Kecamatan Mojowarno pasien dalam pemantauan (PDP) meninggal dunia.
"Pria itu dirawat di RSUD Jombang dengan kondisi sangat sesak, pneumonia sangat hebat. Yang bersangkutan sudah dimakamkan dengan protokol Covid-19 karena statusnya PDP meskipun hasil swab tes belum keluar," pungkasnya.
Editor : Sandhi Nurhartanto