jatimnow.com - Warga Suku Tengger akan menggelar ritual Hari Raya Nyepi, mulai Rabu hingga Kamis, 25-26 Meret 2020. Dalam ritual itu, mereka akan mendoakan agar wabah Virus Corona (Covid-19) di Indonesia segera berakhir.
Ketua Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Kabupaten Probolinggo, Bambang Suprapto mengatakan, untuk pelaksanaan ibadah Nyepi akan tetap digelar warga Suku Tengger.
Baca juga: Tragis! Nenek di Probolinggo Tewas Tertemper Kereta Api Blambangan Ekspres
"Jadi umat Hindu Tengger akan tetap melaksanakan ritual Nyepi, salah satunya juga mendoakan agar wabah Virus Corona segera berakhir," kata Bambang, Selasa (24/3/2020).
Demi menjaga kekhusyukan umat Nyepi, pintu masuk desa akan ditutup mulai dari Wonokerto, Jetak, Ngadas, Wonotoro dan Ngadisari, Kecamatan Sukupura Kabupaten Probolinggo.
Baca juga: Siswi SD Asal Probolinggo Wakili Jatim di Ajang Duta Anak Indonesia 2026
"Kita akan melaksanakan ritual Nyepi mulai Rabu hingga Kamis besok," terang Bambang.
Dalam kegiatan Nyepi tahun ini, warga Suku Tengger akan melaksanakan ritual di rumah masing-masing.
Baca juga: Terima SK, DPC PPP Kota Probolinggo Pasang Target Raih Lima Kursi DPRD
"Jadi ada kegiatan bahkan aliran listrik juga akan dipadamkan untuk wilayah tersebut," jelasnya.
Bambang juga berharap dengan ritual Nyepi, umat Hindu Tengger bisa diberikan keselamatan dan dijauhkan dari segala marabahaya, termasuk seluruh masyarakat Indonesia.
Editor : Narendra Bakrie