jatimnow.com - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya akan segera melakukan pengurukan guna menormalisasikan Jalan Raya Gubeng yang ambles.
Pernyataan tersebut disampaikan oleh Mudji Irmawan Arkani, Tim Ahli Gedung dan Bangunan Pemkot Surabaya. Menurutnya, amblesnya Jalan Raya Gubeng terkait dengan adanya perluasan pembangunan RS Siloam.
Baca juga: Surabaya Uji Coba Aplikasi Perlinsos, Pendataan Bansos 15 Menit Jadi
"Mereka (RS Siloam red) membutuhkan bangunan basement 10 meter kedalamannya. Dan diketahui, tembok penahan jalan roboh dan akhirnya mengalami penurunan hingga ambles atau collaps," katanya di RS Siloam, Rabu (19/12/2018).
Namun penyebab amblesnya jalan tersebut masih akan dilakukan pengkajian kembali. Apakah karena pengaruh alam karena curah hujan yang mengguyur kota Pahlawan yang bisa jadi menambah beban tanah. Karena kandungan air lebih tinggi maka menjadi penyebab memberatkan tembok penahan tanah.
"Kami akan melakukan penelitian lebih mendetail bersama labfor Polri. Dan kami ditugaskan mulai hari ini,' ujarnya.
Baca juga: Surabaya Jadi Percontohan Program Indonesia - UEA Cegah Sampah Plastik ke Laut
Nantinya normalisasi Jalan Raya Gubeng akan dilakukan dengan penimbunan pada jalan ambles dengan material terpilih. Bahan material yang disyaratkan untuk jalan.
Serta pihak Pemkot juga akan membangun kembali utilitas saluran telepon, air dan PDAM. Menurutnya, kejadian ini bersifat lokal dan tidak berdampak pada bangunan serta jalan lain.
"Target pengerjaan sekitar seminggu dengan teknologi paling sederhana adalah pengurukan. Untuk bangunan lain tidak ada masalah karena desain sudah oke," tukasnya.
Baca juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Berawan
Editor : Budi Sugiharto