jatimnow.com – Proses pemulangan jemaah haji Debarkasi Surabaya Musim Haji 1447 H/2026 M resmi dimulai. Ribuan jemaah secara bertahap mulai tiba di Asrama Haji Surabaya untuk kemudian dipulangkan ke daerah asalnya masing-masing.
Berdasarkan laporan Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Debarkasi Surabaya per Senin (1/6/2026), sebanyak 1.897 jemaah dan petugas dari lima kelompok terbang (kloter) pertama telah mendarat dengan selamat. Angka ini mencakup sekitar 4 persen dari total keseluruhan jemaah yang dijadwalkan pulang melalui debarkasi ini.
Baca juga: Pemulangan Jemaah Haji Debarkasi Surabaya Capai 61 Persen
Ketua PPIH Debarkasi Surabaya, Mohammad As’adul Anam, memastikan bahwa operasional pemulangan pada hari pertama berjalan dengan lancar dan kondusif berkat dukungan seluruh unsur pelayanan.
“Alhamdulillah, proses pemulangan jemaah haji pada hari pertama berjalan dengan baik. Seluruh petugas terus berupaya memberikan pelayanan optimal mulai dari kedatangan di bandara hingga penerimaan di Asrama Haji Kelas I Surabaya, sehingga jemaah dapat kembali dengan aman, nyaman, dan sehat,” ujar Anam.
Hingga kedatangan Kloter 5, total 1.897 orang yang tiba di Surabaya terdiri atas 1.861 jemaah asal Jawa Timur, 10 Petugas Haji Daerah (PHD), 6 Pembimbing Ibadah Haji (PIH KBIHU), dan 20 petugas kloter. Secara demografi, jumlah tersebut meliputi 928 laki-laki dan 969 perempuan.
Baca juga: Pemulangan Jemaah Haji Debarkasi Surabaya Capai 50 Persen
Terkait evaluasi penerbangan di fase awal ini, PPIH mencatat tiga kloter berhasil mendarat tepat waktu, sementara dua kloter lainnya mengalami keterlambatan.
Secara keseluruhan, Debarkasi Surabaya pada musim haji 2026 ini dijadwalkan akan melayani kepulangan total 44.000 orang yang tergabung dalam 116 kloter. Rinciannya meliputi 43.237 jemaah, 160 PHD, 140 PIH KBIHU, serta 463 petugas.
Selama operasional kepulangan hingga Kloter 5, PPIH Debarkasi Surabaya juga mencatat adanya tiga kursi kosong (open seat) akibat mutasi keluar. Rinciannya, satu jemaah dilaporkan wafat di Tanah Suci dan dua jemaah lainnya terpaksa tertinggal dari rombongan kloternya karena masih menjalani perawatan medis.
Baca juga: Nyaris Separuh Jemaah Haji Debarkasi Surabaya Telah Tiba di Tanah Air
Dua jemaah yang masih dirawat di Arab Saudi tersebut adalah Abdul Djalal (67) asal Kabupaten Probolinggo dari Kloter 1 yang dirawat di RS Al-Noor, dan Mohammad Dzikri Muiz (65) asal Kabupaten Probolinggo dari Kloter 4 yang dirawat di RS Jeddah.
“Kami terus memantau kondisi jemaah yang masih dirawat melalui koordinasi dengan petugas kesehatan dan perwakilan haji Indonesia. Semoga seluruh jemaah segera diberikan kesembuhan,” tutur Anam.
Editor : Dadang Kurnia