jatimnow.com - Pasar otomotif Jawa Timur kembali bergairah lewat perhelatan International Indonesia Motor Show (IIMS) Surabaya 2026 yang resmi dibuka hari ini, Selasa (26/5/2026), di Grand City Conveyor Hall.
Pameran tahunan ini menjadi stimulus segar bagi pertumbuhan ekonomi daerah di tengah ketidakpastian pasar global.
Baca juga: Indonesia Coffee Expo 2026 Resmi Dimulai dari Surabaya
Pameran dibuka oleh Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Jawa Timur, Iwan, bersama jajaran promotor dan sponsor.
Iwan menjelaskan bahwa ajang ini bukan sekadar panggung pameran kendaraan, melainkan etalase kekuatan industri dan daya saing manufaktur di Jawa Timur.
"Pemerintah Provinsi Jawa Timur mengapresiasi seluruh penyelenggara, pelaku usaha, investor, serta komunitas yang berkolaborasi mewujudkan ruang strategis ini," ujar Iwan.
Ia menilai, kehadiran pameran edisi ke-16 ini memegang peran nyata dalam memperkuat rantai pasok otomotif lokal, memperluas jangkauan pasar, sekaligus menyuntikkan rasa percaya diri bagi para pelaku usaha.
Baca juga: Intip Spesifikasi Chery Q, Mobil Listrik Ringkas yang Hadir di IIMS Surabaya
Dampak ekonomi dari lantai pameran juga diamini oleh penyelenggara. Presiden Direktur Dyandra Promosindo, Daswar Marpaung, mengibaratkan industri otomotif sebagai mesin utama yang menggerakkan roda perekonomian nasional dan regional. Atas dasar potensi besar di Surabaya dan sekitarnya, Dyandra kembali berkomitmen menggelar agenda ini.
Tahun ini, IIMS Surabaya tampil dengan skala yang lebih masif. Panitia memperluas area pameran otomotif hingga mencapai 12.388 meter persegi dan memperpanjang durasi acara menjadi enam hari, yakni hingga 31 Mei 2026.
Langkah ini diambil untuk mengakomodasi antusiasme pengunjung serta memberikan ruang yang lebih leluasa bagi transaksi bisnis.
Baca juga: Debut di IIMS Surabaya, JETOUR Bawa SUV Premium dan Tangguh
"Ada 40 merek kendaraan roda empat dan roda dua yang ikut serta tahun ini. Kami juga menyajikan berbagai program hiburan di sepanjang acara," ungkap Daswar.
Lewat ekspansi skala pameran ini, Dyandra berharap ada perputaran uang yang signifikan yang langsung menyasar pada pertumbuhan ekonomi daerah yang merata dan berkelanjutan.
Bagi masyarakat Jawa Timur, ajang ini menjadi kesempatan untuk mengakses teknologi mobilitas terbaru sekaligus menikmati promo kepemilikan kendaraan di tengah tren transisi energi hijau yang sedang berkembang.
Editor : Ali Masduki