Panaskan Mesin Politik, Lima PAC PDIP Kota Probolinggo Resmi Dilantik

Reporter : Dadang Kurnia
Pelantikan pengurus PAC PDIP Kota Probolinggo. (Foto: Ide Farid Nasution/ jatimnow.com)

jatimnow.com - Prosesi pelantikan Pengurus Anak Cabang (PAC) PDI Perjuangan se-Kota Probolinggo masa tugas 2026–2031 resmi digelar secara khidmat di Aula MILA Sejahtera, Minggu (24/5/2026).

Prosesi pengambilan sumpah jabatan ini diikuti seluruh jajaran pengurus dari lima kecamatan, yakni PAC Mayangan, Kanigaran, Kedopok, Wonoasih, dan Kademangan.

Baca juga: Sah! 1.752 CPNS Kemenag Jawa Timur Resmi Diangkat Jadi PNS

Agenda sakral tersebut dihadiri langsung oleh Sekretaris DPD PDI Perjuangan Jawa Timur Deni Wicaksono, jajaran pengurus DPC PDI Perjuangan Kota Probolinggo, serta seluruh anggota Fraksi PDI Perjuangan di DPRD Kota Probolinggo.

Momentum pelantikan ini sekaligus menandai dimulainya estafet kepengurusan baru yang mengusung visi regenerasi total di tingkat akar rumput.

Dalam sambutannya, Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Probolinggo, Tommy Wahyu Prakoso, menekankan bahwa pelantikan ini adalah langkah awal untuk mengonsolidasikan kekuatan partai.

Ia meminta para pengurus kecamatan yang baru dikukuhkan untuk langsung bergerak dan menjaga ritme perjuangan di wilayah masing-masing.

"Semangat para PAC hari ini harus tetap terus membara, dari hari ini hingga lima tahun ke depan," tegasnya.

Nuansa khidmat pelantikan ini juga dipadukan dengan pelestarian budaya lokal. Acara dibuka secara resmi dengan penampilan Tari Sekar Arum dari Sanggar Bina Tari Bayu Kencana, yang sukses memukau para tamu undangan serta seluruh kader yang hadir.

Di tempat yang sama, Sekretaris DPD PDI Perjuangan Jatim, Deni Wicaksono, menjelaskan bahwa struktur kepengurusan yang dilantik hari ini sengaja dirancang untuk menjawab tantangan zaman.

Baca juga: Antisipasi Perundungan, SMPN 5 Probolinggo Perketat Pengawasan Lewat CCTV

Pelantikan ini menjadi istimewa karena menempatkan generasi muda dan Gen Z dalam jajaran kepemimpinan inti organisasi, bukan lagi sekadar sebagai elemen pendukung.

Langkah ini diambil sebagai misi strategis partai dalam menghadapi perubahan demografi pada Pemilu 2029 mendatang, di mana 58 persen pemilih didominasi oleh kelompok milenial dan Gen Z.

"Nantinya saat pemilu 2029, 58 persen pemilih adalah milenial dan Gen Z. Maka mau tidak mau kita harus menyiapkan itu. 

Anak muda diberikan ruang, bukan hanya di bagian penggembira, tetapi kita siapkan masuk ke jajaran ketua, sekretaris, atau bendahara," ujar Deni.

Oleh karena itu, dalam pelantikan kali ini, DPD memberlakukan aturan ketat agar setiap struktur PAC mengakomodasi minimal 20 persen keterwakilan anak muda di posisi strategis. Deni meminta agar kebijakan ini tidak disalahartikan negatif oleh pengurus di tingkat daerah.

Baca juga: Dihujani 12 Catatan Kritis, Begini Jawaban Pemkot Probolinggo Soal Raperda PKL

 "Jangan salahkan DPC jika ada regenerasi partai di struktur PAC. Minimal dalam PAC harus ada 20 persen dari kelompok muda," tambahnya.

Deni yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua DPRD Jawa Timur mengonfirmasi bahwa perubahan struktur ini memicu pergeseran posisi bagi sejumlah kader senior.

Namun, ia menegaskan bahwa pengukuhan wajah-wajah baru dalam pelantikan ini merupakan konsekuensi logis dari komitmen partai untuk melakukan pembaruan demi masa depan organisasi.

"Jadi mohon maaf jika ada sejumlah senior partai yang tidak dapat kembali bertugas dalam struktur. Kita harus melakukan regenerasi," pungkas Deni.

Editor : Dadang Kurnia

Tretan JatimNow
Berita Terpopuler
Berita Terbaru