Pencurian Plakat Jalan di Probolinggo Bikin Geram, Segini Taksiran Harga Bos Besi Tua

Reporter : Yanuar D
Salah satu plakat yang hilang di sekitaran Glaser Probolinggo. (Foto: Ide Farid/jatimnow.com)

jatimnow.com - Aksi pencurian plakat nama jalan di sejumlah ruas utama Kota Probolinggo dalam beberapa hari terakhir menyita perhatian publik. Sedikitnya 15 plakat dilaporkan hilang, dengan total kerugian ditaksir mencapai belasan juta rupiah.

Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Probolinggo mencatat, kasus ini telah resmi dilaporkan ke Mapolres Probolinggo Kota untuk ditindaklanjuti.

Baca juga: Potensi PAD Parkir dan PKB Kota Probolinggo Ratusan Juta Bocor ke Kabupaten

Kepala Dinas PUPR Kota Probolinggo, Setyorini Sayekti, menjelaskan bahwa jumlah titik kehilangan awalnya tidak sebanyak temuan terbaru di lapangan.

“Awalnya yang kami laporkan 12 titik, namun setelah dicek di lapangan, ditemukan lagi beberapa titik yang juga hilang,” jelas Rini, sapaan akrabnya, pada Selasa (28/4/2026).

Dari sisi aset daerah, kehilangan tersebut tergolong cukup signifikan. Satu unit plakat nama jalan ditaksir bernilai sekitar Rp1.000.000. Dengan total 15 plakat yang hilang, kerugian pemerintah diperkirakan mencapai Rp15.000.000.

Baca juga: Inflasi Turun Drastis, Gubernur Khofifah Beri Apresiasi Pemkot Probolinggo

Namun menariknya, jika dilihat dari nilai material sebagai besi tua, angka tersebut jauh lebih kecil. Seorang pengusaha besi tua setempat menyebut harga besi saat ini berada di kisaran Rp5.000 per kilogram.

Dengan asumsi berat satu plakat sekitar 4 kilogram, nilai jualnya hanya sekitar Rp20.000 per unit.

“Kalau dari segi kualitas besinya kami kurang paham, dan bisa saja plakat tersebut diambil bukan untuk dijual melainkan untuk kebutuhan lainnya,” tambahnya, Jumat (1/5/2026).

Baca juga: Suasana Haru Sambut 312 Jemaah Haji Probolinggo di Kantor Wali Kota

Berdasarkan data Dinas PUPR, plakat yang hilang tersebar di berbagai ruas jalan utama Kota Probolinggo. Di antaranya Jalan Sam Ratulangi, Jalan Letjen Sutoyo, Jalan Soekarno Hatta, Jalan A.H. Nasution, Jalan Suyoso, Jalan dr. Sutomo, Jalan Brigjen Katamso, Jalan Hayam Wuruk, Jalan dr. Saleh, Jalan Cempaka, Jalan Diponegoro, hingga kawasan Jalan Cokroaminoto di sekitar Bundaran Glaser.

Pihak Dinas PUPR berharap aparat kepolisian dapat segera mengungkap kasus ini, menangkap pelaku, serta mencegah kejadian serupa terulang di kemudian hari.

Editor : Yanuar D

Tretan JatimNow
Berita Terpopuler
Berita Terbaru