jatimnow.com - Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) melepas 1.770 lulusan dalam Wisuda ke-133, Sabtu (18/4). Ribuan sarjana baru tersebut diproyeksikan masuk pasar kerja dengan bekal prestasi akademik tinggi, termasuk puluhan lulusan berpredikat terbaik hingga capaian IPK sempurna.
Momentum wisuda ITS kali ini turut dihadiri Menteri Transmigrasi RI, Muhammad Iftitah Sulaiman Suryanagara, yang hadir pada hari pertama.
Baca juga: Mahasiswa ITS Ciptakan Alat Deteksi Dini Kebakaran Listrik
Kehadiran pejabat negara memberi sinyal kuat bahwa lulusan perguruan tinggi memiliki peran strategis dalam menjawab kebutuhan pembangunan dan distribusi tenaga kerja ke berbagai wilayah.
Rektor ITS Bambang Pramujati menyampaikan apresiasi kepada para wisudawan yang telah menuntaskan studi. Ia berharap capaian akademik dapat diterjemahkan menjadi kontribusi nyata di tengah tantangan global.
“Selamat atas pencapaian saudara semua. Semoga ilmu yang diraih menjadi bekal menghadapi tantangan masa depan,” ujarnya.
Pesan serupa datang dari Menteri Transmigrasi. Ia mendorong lulusan tidak hanya berorientasi pada pekerjaan, tetapi juga siap menghadapi dinamika perubahan.
“Selamat atas pencapaian yang telah diraih. Semoga sukses menghadapi dunia yang penuh tantangan,” katanya.
Pada hari pertama, sebanyak 702 wisudawan berasal dari empat fakultas, yakni Sains dan Analitika Data, Teknologi Kelautan, Teknologi Elektro dan Informatika Cerdas, serta Vokasi.
Hari kedua dibagi dalam dua sesi yang mencakup fakultas teknik, desain, kesehatan, hingga sekolah interdisiplin.
Dari total lulusan, 271 orang meraih predikat cum laude, 106 magna cum laude, dan 57 summa cum laude. Capaian tersebut memperlihatkan tingkat kompetisi akademik yang ketat sekaligus kualitas lulusan yang relatif merata.
Kelompok penerima Beasiswa Kartu Indonesia Pintar-Kuliah (KIP-K) juga menunjukkan performa kuat. Dari 128 penerima, 38 di antaranya lulus dengan predikat kehormatan, termasuk satu lulusan dengan capaian tertinggi.
Baca juga: Gus Iqdam Sebut Mahasiswa Tak Cukup Hanya Pintar, Harus Dekengan Pusat
Wisudawan terbaik jenjang sarjana diraih Christopher Jason Santoso dari Departemen Studi Pembangunan dengan IPK 3,98.
Ia juga menjadi lulusan terbaik dari jalur KIP-K. Posisi berikutnya ditempati Muhammad Tsaqif dari Statistika dengan IPK 3,87.
Pada jenjang sarjana terapan, Muhammad Fadhli dari Teknologi Rekayasa Manufaktur mencatat IPK 3,78 sebagai yang tertinggi.
Sementara itu, sembilan lulusan magister dan tiga doktor berhasil mencatatkan IPK sempurna 4,00.
ITS juga meluluskan tujuh mahasiswa asing dari berbagai negara, mulai Afghanistan hingga Yordania. Kehadiran lulusan internasional menunjukkan perluasan jejaring akademik sekaligus daya tarik kampus di tingkat global.
Wisuda kali ini juga menandai kelulusan perdana dari Program Studi S1 Teknologi Kedokteran serta S1 Teknik Telekomunikasi.
Baca juga: Jalin Kerja Sama dengan Persid Jember, UIN KHAS Sediakan Beasiswa untuk Pemain
Langkah tersebut memperlihatkan ekspansi bidang keilmuan yang relevan dengan kebutuhan industri dan kesehatan.
Rektor ITS mengingatkan agar para lulusan menjaga integritas dan membawa nama baik almamater dalam perjalanan karier.
“Jaga nama baik almamater, amalkan ilmu, dan terus berjuang agar mampu memberi kontribusi terbaik bagi bangsa,” pesannya.
Selain seremoni akademik, ITS juga memperkenalkan skema pendanaan jangka panjang melalui Dana Abadi serta pemanfaatan QRIS dalam prosesi wisuda. Inisiatif tersebut diarahkan untuk memperluas akses pendidikan dan memperkecil kesenjangan.
Dengan kombinasi prestasi akademik, jejaring internasional, dan dukungan sistem pendidikan, lulusan ITS diharapkan mampu masuk ke sektor produktif dan mendorong pertumbuhan ekonomi nasional.
Editor : Ali Masduki