jatimnow.com - Program arus balik gratis Pertamina jadi solusi hemat bagi warga Jawa Timur yang kembali ke Jakarta usai Lebaran. Tanpa biaya perjalanan, pemudik bisa mengalokasikan pengeluaran untuk kebutuhan lain.
Sebanyak 185 pemudik diberangkatkan dari Surabaya menggunakan lima bus. Layanan tersebut menjadi bagian dari program arus balik gratis Pertamina yang tahun ini mengangkut total 978 orang menuju ibu kota.
Baca juga: PGN Pasok Gas Bumi ke RSUP Sardjito, Dorong Green Hospital
Minat peserta terlihat sejak dini hari. Sejumlah pemudik sudah tiba di lokasi pemberangkatan sejak pukul 04.00 WIB demi memastikan keberangkatan berjalan lancar.
Skema transportasi massal membantu masyarakat menekan biaya perjalanan sekaligus mengurangi penggunaan kendaraan pribadi. Dampaknya, risiko kecelakaan di jalan menurun dan emisi kendaraan bisa ditekan.
Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Jatimbalinus, Ahad Rahedi, mengatakan Surabaya menjadi salah satu titik baru dalam program arus balik tahun ini.
“Peserta datang sejak pagi buta, termasuk dari Trenggalek dan Probolinggo. Dari Surabaya ada 185 orang yang berangkat. Ini pertama kalinya arus balik difasilitasi dari kota ini,” ujarnya usai pelepasan di Garasi Damri Surabaya, Sabtu (31/3/2026).
Secara keseluruhan, Pertamina melayani lebih dari 4.400 pemudik pada arus mudik dan hampir seribu orang pada arus balik. Program menjangkau 23 destinasi dengan dukungan 157 armada bus di jalur Pantura, tengah, dan selatan.
Seluruh layanan mudik balik Pertamina diberikan gratis. Peserta mendapat konsumsi selama perjalanan serta perlengkapan seperti kaos, tas, dan kebutuhan dasar. Pendampingan khusus juga disiapkan bagi lansia, ibu hamil, difabel, dan balita.
Baca juga: Pertamina Jamin Stok LPG 3 Kg Aman Selama Libur Idul Adha di Jatim
Untuk menjaga keamanan perjalanan, Pertamina menyediakan layanan pemantauan berbasis WhatsApp yang memungkinkan peserta terhubung secara langsung. Armada juga telah melalui pengecekan kelayakan, dilengkapi GPS, serta didukung pemeriksaan kesehatan pengemudi.
“Program berjalan rutin setiap tahun. Kami ingin perjalanan tetap aman dan nyaman, sekaligus mendorong penggunaan transportasi massal agar konsumsi BBM dan emisi bisa ditekan,” kata Ahad.
Bagi peserta, dampak paling terasa adalah penghematan biaya. Wahyu Lestari, warga Tulungagung, mengaku perjalanan gratis tersebut membantu meringankan beban setelah Lebaran.
Baca juga: PGN Siapkan Jalur Transportasi CO₂ untuk Proyek CCS Nasional
“Biasanya kalau naik motor, biayanya besar. Sekarang jadi hemat. Uangnya bisa dipakai untuk kebutuhan anak sekolah,” ujarnya.
Ia juga mengapresiasi layanan selama proses pendaftaran. “Adminnya responsif dan ramah. Kami sempat khawatir tidak dapat kuota, tapi tetap dibantu sampai selesai,” katanya.
Fasilitas di lokasi keberangkatan turut menunjang kenyamanan peserta. Area ibadah, kebersihan, hingga kebutuhan anak-anak telah disiapkan sejak pagi.
Melalui program bertema “Energi Untuk Melangkah Penuh Harapan”, Pertamina menggabungkan layanan transportasi dengan upaya efisiensi energi. Perjalanan bersama tak hanya mengantar pemudik kembali bekerja, tetapi juga mengurangi beban biaya dan dampak lingkungan.
Editor : Ali Masduki