jatimnow.com - Indonesia memasuki babak baru pengembangan kecerdasan artifisial dengan hadirnya Sahabat AI, platform AI berbasis aplikasi yang dirancang sesuai kebutuhan masyarakat lokal.
Kehadiran teknologi ini membuka akses lebih luas bagi pelajar, pelaku usaha, hingga pengguna sehari-hari untuk memanfaatkan AI secara praktis.
Baca juga: Tren Kecantikan 2026, Rever Academy Surabaya Rilis Gaya Ikonik
Diluncurkan Kementerian Komunikasi dan Digital bersama Indosat Ooredoo Hutchison, Sahabat-AI hadir dalam bentuk aplikasi Android dan iOS.
Platform tersebut memadukan berbagai kemampuan dalam satu sistem, mulai dari pengolahan teks, gambar, video, hingga pencarian cerdas dan bantuan pemrograman.
Akses yang lebih mudah menjadi pembeda utama. Pengguna tidak lagi menghadapi hambatan teknis untuk memanfaatkan AI dalam aktivitas harian, baik untuk belajar, bekerja, maupun berkreasi.
Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid menyebut kehadiran platform tersebut sebagai langkah penting dalam memperkuat kemandirian digital nasional.
“Sahabat-AI menjadi bagian dari upaya memperkuat kedaulatan digital Indonesia. Teknologi harus membuka akses bagi siapa pun tanpa terhalang bahasa maupun budaya. Karena itu, dibutuhkan AI yang dibangun dengan nilai dan kepentingan bangsa,” ujarnya.
Platform tersebut dirancang dengan pendekatan lokal. Sistem memahami bahasa Indonesia serta berbagai bahasa daerah, sekaligus menyesuaikan konteks budaya dalam interaksi pengguna.
Selain untuk individu, Sahabat AI juga membuka peluang integrasi bagi pelaku usaha dan institusi publik.
Baca juga: ORADO Jatim Buka Peluang UMKM Garap Peralatan Domino
Layanan digital dapat diakses dalam satu pintu melalui pendekatan berbasis agen, sehingga memudahkan masyarakat mendapatkan berbagai layanan.
President Director dan CEO Indosat Ooredoo Hutchison Vikram Sinha menyatakan platform tersebut tidak hanya ditujukan untuk perusahaan, melainkan untuk kepentingan luas.
“Sahabat-AI kami hadirkan untuk Indonesia. Teknologi harus membawa manfaat bagi semua orang. Platform ini terbuka dan dapat dimanfaatkan oleh individu, startup, pelaku usaha, hingga institusi publik,” katanya.
Untuk menjaga keamanan, sistem dilengkapi mekanisme pengaman berlapis yang mengikuti norma sosial dan standar etika di Indonesia. Pendekatan tersebut bertujuan menjaga ruang digital tetap sehat sekaligus melindungi pengguna.
Di balik layanan, Sahabat-AI didukung infrastruktur komputasi berbasis GPU kelas tinggi yang memungkinkan respons cepat dan stabil.
Baca juga: XLSMART Genap Setahun, Jaringan dan 5G Makin Luas
Pengembangan ke depan diarahkan menuju jaringan AI nasional yang terintegrasi, sehingga layanan semakin dekat dengan pengguna di berbagai daerah.
Perjalanan pengembangan platform tersebut dimulai sejak Indonesia AI Day 2024. Dalam dua tahun, kapasitasnya berkembang hingga puluhan miliar parameter dan kini berevolusi menjadi aplikasi dengan kemampuan multi-model dan multi-modal.
Kehadiran Sahabat-AI membuka peluang baru dalam pemanfaatan teknologi di berbagai sektor, mulai pendidikan, kesehatan, hingga industri kreatif. Bagi masyarakat, akses terhadap AI bukan lagi sesuatu yang jauh, melainkan bagian dari aktivitas sehari-hari.
Editor : Ali Masduki