jatimnow.com - PT Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus memacu penggunaan transaksi digital guna mempercepat alur pengisian bahan bakar di SPBU selama periode mudik Lebaran 2026.
Salah satu strategi yang diambil adalah memberikan potongan harga hingga Rp15.000 bagi pengendara yang bertransaksi melalui aplikasi MyPertamina.
Baca juga: Pertamina Jamin Stok LPG 3 Kg Aman Selama Libur Idul Adha di Jatim
Kebijakan ini diambil menyusul lonjakan frekuensi pengisian BBM non-subsidi yang naik sekitar 10 hingga 12 persen dari rata-rata harian normal.
Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus, Ahad Rahedi, menyatakan bahwa insentif ini bertujuan meminimalkan durasi antrean kendaraan di titik-titik krusial seperti rest area.
"Penggunaan transaksi non-tunai terbukti mempersingkat waktu tunggu di SPBU. Kami ingin masyarakat merasa lebih nyaman saat bepergian dengan dukungan promo ini," ujar Ahad sela peninjauan di SPBU Rest Area 725 A Mojokerto, Kamis (19/3/2026).
Promo potongan harga ini berlaku untuk pembelian minimal 10 liter BBM non-subsidi dengan besaran diskon BBM mulai dari Rp300 per liter hingga akumulasi maksimal Rp15.000 per transaksi.
Setiap akun dibatasi mendapatkan satu kali promo per hari, dengan frekuensi maksimal dua kali dalam seminggu.
Tak hanya untuk urusan dapur pacu kendaraan, ekosistem MyPertamina juga mencakup diskon pembelian Bright Gas, belanja produk retail di Bright Store, hingga pembelian tiket pesawat Pelita Air secara daring.
Program ini dijadwalkan berlangsung hingga 31 Maret, selaras dengan masa tugas Satgas Ramadhan dan Idul Fitri (RAFI).
Baca juga: Long Weekend, Pertamina Tambah 955 Ribu Tabung LPG 3 Kg di Jatim
Terkait ketahanan energi, Pertamina telah mengamankan pasokan sesuai proyeksi konsumsi nasional. Kelompok gasoline (Pertalite, Pertamax series, dan Pertamax Green 95) mengalami penebalan stok gabungan sebesar 11,9 persen.
Sebaliknya, konsumsi gasoil (Biosolar dan Dex series) justru diprediksi turun 9,8 persen seiring pembatasan operasional kendaraan angkutan barang.
"Seluruh produk gasoline sudah kami siapkan melebihi proyeksi. Di sepanjang Tol Trans Jawa wilayah Jawa Timur, mulai dari Ngawi hingga Mojokerto, kenaikan konsumsi terpantau stabil di angka 6 sampai 7 persen," tambah Ahad.
Baca juga: Pertamina Tambah Pasokan 48 Ribu Tabung LPG 3 Kg di Kediri Selama Libur Panjang
Di sektor rumah tangga, Pertamina menambah pasokan LPG hingga 11 persen di wilayah Tapal Kuda, khususnya Banyuwangi yang menerima tambahan 172 ribu tabung secara bertahap.
Ahad mengingatkan masyarakat agar membeli LPG 3 kg langsung di pangkalan resmi guna menjamin ketersediaan stok dan harga sesuai HET.
Ia menegaskan, jalur distribusi resmi hanya menjatah pengecer sebesar 10 persen. Pihaknya mengimbau masyarakat tidak melakukan panic buying.
"Kami juga bekerja sama dengan Pemkab dan aparat penegak hukum untuk memantau NIK pembeli yang melakukan transaksi di luar kewajaran guna menghindari penyalahgunaan subsidi," tutupnya.
Editor : Ali Masduki