Dinas Pendidikan Evaluasi Guru-guru SD di Ponorogo yang Sering Terlambat

Reporter : Mita Kusuma
Kepala Dinas Pendidikan Ponorogo, Nurhadi Dahuri. (Foto: Mita Kusuma/jatimnow.com)

Ponorogo - Dinas Pendidikan (Dindik) Ponorogo akan melakukan evaluasi terhadap temuan guru yang datang terlambat di SDN Bringinan, Jambon, hingga viral di media sosial. Dindik menengarai, masalah serupa tak hanya terjadi di satu sekolah saja.

"Mungkin yang berani speak up (berbicara) itu Lurah Bringinan. Yang baru ketahuan di SDN Bringinan," ujar Kepala Dindik, Nurhadi Dahuri, Rabu (9/3/2022).

Baca juga: Tulungagung Deklasikan SPMB Tahun Ajaran 2026/2027 Bebas Titipan

Menurut Nurhadi, salah satu indikator dugaan banyaknya guru di sekolah lain yang datang terlambat adalah semakin sedikitnya siswa yang bersekolah di SD Negeri wilayah pinggiran.

Baca juga:

"Bisa juga banyak yang tidak nyaman sekolah di negeri karena guru terlambat. Bakal kami evaluasi," tegas mantan Kepala Cabang Dinas Pendidikan Provinsi Jatim, wilayah Ponorogo tersebut.

Baca juga: Klarifikasi Dugaan Praktik Titipan Jabatan, Komisi D DPRD Jember Panggil Dispendik

Masalah tersebut, lanjut Nurhadi, merupakan hal kompleks sehingga harus dicermati dengan seksama.

"Mereka dibayar dengan uang masyarakat. Harus benar-benar kita selesaikan satu-satu," jelasnya.

Baca juga: Dear Bapak - Ibu, Dinas Pendidikan Surabaya Buka Posko SPMB 2026 Pekan Ini

Sebelumnya, akibat guru yang datang terlambat, SDN Bringinan jadi perbincangan di media sosial. Puluhan siswa harus menunggu guru-guru yang semula dijadwalkan masuk pukul 07.00 WIB, namun molor hingga pukul 08.00 WIB.

Akun Facebook Rahardi Subarno Barno, Lurah Bringinan yang pertama kali mengunggahnya, Sabtu (5/3/2022).

Editor : Arina Pramudita

Tretan JatimNow
Berita Terpopuler
Berita Terbaru