jatimnow.com - Larangan mudik lebaran diterapkan mulai 6 sampai 17 Mei 2021. Sejumlah akses jalur darat bakal disekat, salah satunya pintu keluar Gerbang Tol Surabaya-Gempol.
"Untuk Tol Surabaya-Gempol ada tujuh gerbang yang dioperasikan, yang aksesnya dilakukan penyekatan," terang General Manager (GM) Jasamarga Transjawa Tollroad Representative Office 3 Ruas Surabaya–Gempol, Hendri Taufik, Selasa (4/5/2021).
Baca juga: Jasa Marga Percepat Pelebaran Ruas Tol Surabaya-Gempol
Menurut Hendri, 7 gerbang di Tol Surabaya-Gempol yang akan disekat itu adalah Exit Dupak, Banyu Urip, Satelit, Gunung Sari 1, Gunung Sari 2, Sidoarjo 1 dan Gempol.
Para pengendara akan diperiksa petugas di akses tersebut. Jika untuk mobilisasi diizinkan lanjut perjalanan. Apabila hanya untuk kepentingan mudik, maka akan diminta putar balik.
"Jadi saat keluar, ada pemakai jalan yang masuk kategori mudik, langsung diputarbalik masuk kembali ke tol," terang Hendri
Baca juga: Libur Iduladha, Volume Kendaraan Tol Pandaan-Malang Melonjak 23,4 Persen
Nantinya, penjagaan di titik penyekatan Tol Surabaya-Gempol akan dilakukan Polri, TNI, dinas perhubungan dan petugas dari pemerintah daerah. Saat ini, properti penunjang sedang disiapkan di titik penyekatan.
"Kami pantau sudah ada beberapa persiapan. Beberapa properti untuk menunjang fasilitas penyekatan sudah mulai ditempatkan di lokasi exit. Jadi baru persiapan kelengkapannya," papar dia.
Baca juga: Catat, Ada Pengalihan Akses Gerbang Tol Waru 6 Surabaya hingga 26 Mei
Melihat keseriusan pemerintah melarang masyarakat melakukan mudik tahun ini, Hendri berpesan agar semua pihak dapat mematuhinya. Terlebih larangan ini dibuat untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19.
"Kami mengimbau kepada masyarakat untuk mengikuti keputusan dari pemerintah," pungkasnya.
Editor : Narendra Bakrie