jatimnow.com - Selain dari petani Tengger Bromo dan Batu, wortel di Pasar Induk Osowilangun Surabaya (PIOS) juga dipasok dari dataran tinggi Berastagi, Kabupaten Karo, Sumatera Utara (Sumut).
Salah satu pedagang wortel di PIOS, Suwarno mengatakan dirinya mendatangkan wortel dari dataran tinggi Berastagi itu untuk memberikan pilihan kepada pelanggannya.
Baca juga: DPRD Surabaya: Wilayah Perbatasan Kita Pastikan Tidak Tertinggal
"Di PIOS umumnya wortel didatangkan dari wilayah Tengger Bromo dan Batu. Karena itu saya coba datangkan wortel dari Berastagi agar pelanggan mempunyai pilihan," kata Suwarno kepada jatimnow.com, Senin (15/3/2021).
Meski jarak Berastagi ke PIOS cukup jauh, namun Suwarno menjamin jika wortel yang didatangkannya itu tetap dalam kondisi baik. Ia menyebut wortel dari Berastagih ini memiliki daya tahan yang kuat.
"Karakter wortelnya lebih tahan lama. Selain itu kemasan wortel Berastagi saat pengiriman juga dibungkus plastik rapi. Sehingga selama perjalanan terlindung dari kerusakan," paparnya.
Baca juga: PELNI Group Gratiskan Angkut Bantuan Bencana Sumut dari Seluruh Indonesia
Suwarno mengungkapkan jika harga jual wortel Berastagi di lapaknya mencapai Rp 100 ribu untuk setiap kemasan berisi 10 kilogram. Setiap kali datang pengiriman, wortel dari Berastagih ini minimal 2,5 ton.
"Kalau datang minimal satu pikap berisi 2,5 ton," pungkasnya.
Baca juga: Banjir Sumatera, Indosat Gerak Cepat Bantu Korban dan Pulihkan Jaringan
Berita ini kerjasama antara Pasar Induk Osowilangun Surabaya (PIOS) dengan jatimnow.com
Editor : Sandhi Nurhartanto