jatimnow.com - Muhammad Ali (80), asal Jalan Kerinci Gang 1, Kelurahan Pilang, Kecamatan Kademangan, Kota Probolinggo mengaku memiliki batu gigi petir.
"Saya memiliki dan menyimpan batu gigi petir ini sejak Tahun 1950 an," katanya, Minggu (20/9/2020).
Baca juga: Panaskan Mesin Politik, Lima PAC PDIP Kota Probolinggo Resmi Dilantik
Ia menyebut jika batu gigi petir tersebut dimilikinya saat belum menikah. Kakek itu mengaku tidak pernah menceritakan keberadaan batu warna hitam itu kepada keluarga maupun anak-anaknya.
"Saya tidak pernah cerita-cerita kalau punya gigi petir," ujar dia.
Diakuinya, batu itu adalah pemberian temannya yang bekerja sebagai pembuat batu bata.
Baca juga: Antisipasi Perundungan, SMPN 5 Probolinggo Perketat Pengawasan Lewat CCTV
"Saat dia menggali tanah untuk membuat batu bata, teman saya itu menemukan kerangka tengkorak manusia di dalam tanah. Saat dibalik ternyata dibawa batok kepalanya ditemukan benda yang merupakan batu gigi petir. Kemungkinan tengkorak itu dulu waktu meninggalnya terkena sambaran petir," paparnya.
Batu itu hingga kini dia simpan dirawat. Ia mengaku tidak menuhankan batu tersebut.
"Saya tidak percaya batu ini, tetapi saya yakin kepada Tuhan Sang Maha Pencipta. Saya hanya koleksi dan merawatnya," jelasnya.
Baca juga: Dihujani 12 Catatan Kritis, Begini Jawaban Pemkot Probolinggo Soal Raperda PKL
Saat ditanya khasiat dari batu gigi petir itu, Ali mengaku tidak mengetahuinya. Ia hanya merasa tidak pernah dipersulit mendapatkan rezeki selama hidupnya.
"Saya ini seorang sopir dulunya. Tetapi sekarang karena sudah sepuh sudah tidak bekerja lagi. Tetapi Alhamdulilah hidup saya tidak susah dan diberikan kecukupan rejeki," tandasnya.
Editor : Sandhi Nurhartanto