Proyek Jalan Cokro Probolinggo Senilai Rp4,8 M Segera Dikerjakan, DPRD Awasi Ketat

Reporter : Yanuar D
Jalan Cokro Kota Probolinggo sisi selatan. (Foto: Ide Farid/jatimnow.com)

jatimnow.com - Proyek pedestrian jalan Cokro, Kota Probolinggo, bernilai Rp4,8 miliar ini kini menjadi sorotan utama DPRD setempat. Legislatif akan melakukan pengawasan ketat untuk memastikan kualitas infrastruktur dan ketepatan waktu pengerjaan.

Langkah preventif ini diambil oleh Komisi III DPRD Kota Probolinggo dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPUPRPKP) serta Bagian Pengadaan Barang dan Jasa (PBJ), Senin (29/6/2026). Legislatif menegaskan tidak ingin terulangnya kegagalan proyek fisik di masa lalu yang berujung pada pemutusan kontrak.

Baca juga: Baru Diluncurkan, Program Ternak Puyuh Pemkot Probolinggo Bakal Dihentikan

Ketua Komisi III DPRD Kota Probolinggo, Muchlas Kurniawan, menegaskan bahwa pihaknya akan memonitor ketat setiap tahapan proyek. Baginya, penggunaan dana publik harus dipertanggungjawabkan melalui hasil pekerjaan yang berkualitas.

“Setiap proyek strategis harus benar-benar dikawal. Jangan sampai kejadian sebelumnya terulang kembali. Ini menyangkut uang rakyat dan kepentingan masyarakat luas,” tegas Muchlas.

Sementara itu, Kepala DPUPRPKP Kota Probolinggo, Gofur Effendi, menjelaskan bahwa anggaran Rp4,8 miliar tersebut dialokasikan untuk pembenahan infrastruktur yang komprehensif. Fokus utama pengerjaan tidak hanya mempercantik tampilan trotoar, melainkan juga perbaikan total sistem drainase bawah tanah.

Baca juga: Awali Tahun Ajaran Baru, 30 Siswa Sekolah Rakyat Kota Probolinggo Ikuti MPLS

“Kami prioritaskan drainase terlebih dahulu. Saluran lama akan diganti dengan sistem U-ditch bertumpuk berkapasitas besar untuk menuntaskan masalah klasik genangan air saat hujan deras,” jelas Gofur.

Setelah drainase dipastikan berfungsi optimal, permukaan jalan akan dipercantik dengan material batu granit di atas struktur penutup box culvert beton yang kokoh.

Terkait teknis pelaksanaan, proyek ini akan digarap secara bertahap. Pada tahap awal, fokus penataan menyasar sisi barat Jalan Tjokroaminoto sepanjang kurang lebih 200 meter. 

Baca juga: Partai Golkar dan PKB Kota Probolinggo Terima Kucuran Dana Banpol Terbanyak

Sementara itu, kelanjutan proyek hingga mencapai panjang 1,3 kilometer ke arah selatan dijadwalkan masuk dalam rencana anggaran tahun berikutnya.

Mengenai sempat adanya keterlambatan di awal pengerjaan akibat penyesuaian harga material, Gofur menjamin hal tersebut tidak akan berdampak pada tenggat waktu penyelesaian.

Editor : Yanuar D

Tretan JatimNow
Berita Terpopuler
Berita Terbaru