jatimnow.com - Peta politik Jawa Timur diprediksi bakal makin dinamis seiring langkah taktis partai dalam menyiapkan mesin politiknya.
DPW Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Jawa Timur kini resmi mengoperasikan Korps Trainer Akademi Pemimpin Indonesia (API) untuk mencetak ribuan kader yang siap mengisi pos-pos strategis, mulai dari manajer daerah pemilihan hingga calon pejabat publik.
Baca juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Berawan
Langkah ini diambil guna memastikan stok kepemimpinan partai tidak muncul secara instan atau kebetulan. Melalui Bidang Kepemimpinan Pelatihan dan Pengembangan Kepemimpinan Partai (BPPKP), PKS Jatim mengumpulkan perwakilan dari 38 kabupaten/kota untuk menyeragamkan standar pelatihan kepemimpinan yang lebih teknis dan berorientasi hasil.
Ketua DPW PKS Jawa Timur, Bagus Prasetia Lelana, menyatakan bahwa dinamika politik masa depan menuntut figur yang punya kapasitas mumpuni sejak dalam proses perencanaan.
"Tokoh pemimpin itu harus kita desain sejak awal, bukan lahir karena faktor ketidaksengajaan. Makanya, kaderisasi tidak boleh liar tanpa arah. Kita butuh sistem yang kuat untuk merancangnya," ujar Bagus saat meresmikan Korps Trainer API di Surabaya, Sabtu (11/4/2026).
Bagus menilai, ketersediaan pemimpin berkualitas di Jawa Timur menjadi kebutuhan mendesak. Apalagi PKS mematok target tinggi pada kontestasi politik mendatang.
Kebutuhan ini mencakup personel untuk level pusat hingga desa, termasuk ribuan saksi yang akan mengawal suara di puluhan ribu TPS.
Baca juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Berawan
"Jika ingin menang, orang-orangnya harus siap dari sekarang. Prosesnya panjang dan sistematis, tidak ada yang instan," imbuhnya.
Senada dengan itu, Ketua BPPKP DPW PKS Jatim, Puguh Wiji Pamungkas, mengungkapkan bahwa tim pelatih ini akan menjadi tulang punggung dalam memperbaiki tata kelola organisasi.
Berdasarkan evaluasi internal terhadap ratusan pengurus, ia melihat adanya ruang perbaikan pada sisi manajerial dan akuntabilitas.
"Selama ini kita unggul di aspek kepercayaan dan komunikasi. Namun, ke depan PKS Jatim harus lebih tajam dalam hal sistem kerja dan orientasi pada hasil nyata," tutur legislator Jatim tersebut.
Baca juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Berawan
Nantinya, Akademi Pemimpin Indonesia bakal menyasar tiga pilar utama: pengurus partai, pejabat publik aktif, serta kandidat yang akan bertarung di kursi pemerintahan.
Kurikulumnya dirancang khusus untuk mencetak figur yang punya jiwa kenegarawanan sekaligus profesional dalam bekerja.
Melalui standarisasi trainer di seluruh wilayah ini, PKS Jatim berupaya bertransformasi menjadi organisasi yang tidak hanya besar secara massa, tetapi juga solid secara kualitas kepemimpinan di tiap lini.
Editor : Ali Masduki