jatimnow.com - Momen Hari Raya Lebaran identik dengan berbagai hidangan lezat, mulai dari makanan bersantan, gorengan, hingga sajian tinggi lemak lainnya. Namun, di balik kenikmatan tersebut, masyarakat diimbau untuk mewaspadai risiko kenaikan kadar kolesterol.
Kenaikan kolesterol saat Lebaran kerap terjadi akibat pola makan yang tidak terkontrol serta gaya hidup yang cenderung kurang aktif. Kondisi ini dapat meningkatkan risiko gangguan kesehatan, terutama penyakit jantung, jika tidak segera dikendalikan.
Baca juga: Update Arus Balik: 1,15 Juta Kendaraan Lintasi Tol Pandaan-Malang
Secara umum, kolesterol terbagi menjadi dua jenis, yaitu LDL (Low-Density Lipoprotein) atau kolesterol jahat yang dapat menumpuk di pembuluh darah, serta HDL (High-Density Lipoprotein) atau kolesterol baik yang membantu membuang kelebihan kolesterol dari tubuh.
Beberapa faktor utama yang memicu kenaikan kolesterol saat Lebaran antara lain pola makan berlebih setelah puasa, khususnya konsumsi makanan tinggi lemak dan kalori. Selain itu, kurangnya aktivitas fisik juga berkontribusi terhadap menurunnya kadar kolesterol baik (HDL) dan meningkatnya kolesterol jahat (LDL). Kebiasaan merokok turut memperparah kondisi karena dapat membuat plak lebih mudah menempel di pembuluh darah.
Baca juga: Puncak Arus Balik, Tol Sumo Dilintasi 46 Ribu Kendaraan Sehari
Untuk menjaga kadar kolesterol tetap stabil, masyarakat disarankan menerapkan pola hidup sehat. Di antaranya dengan membatasi konsumsi makanan berlemak dan gorengan, serta memperbanyak asupan serat seperti oat, kacang-kacangan, buah, dan sayur.
Selain itu, rutin berolahraga minimal 30 menit per hari juga menjadi langkah penting dalam menjaga kesehatan tubuh. Pemeriksaan kadar kolesterol secara berkala juga dianjurkan agar kondisi tubuh tetap terpantau.
Baca juga: Libur Lebaran 2026, Puluhan Ribu Kendaraan Serbu Malang via Tol
Dengan menerapkan pola makan seimbang dan gaya hidup sehat, masyarakat tetap dapat menikmati hidangan Lebaran tanpa khawatir terhadap lonjakan kolesterol.
Lebaran pun tetap bisa dirayakan dengan nyaman, sehat, dan penuh kebahagiaan.
Editor : Yanuar D