Anjuran Puasa Tarwiyah dan Arafah, Niat dan Manfaatnya Jelang Idul Adha

Reporter : Ni'am Kurniawan
Ilustrasi/jatimnow.com

jatimnow.com - Menjelang Hari Raya Idul Adha, umat islam dianjurkan untuk memperbanyak ibadah. Salah satunya adalah berpuasa. Pada moment ini puasa yang paling utama adalah puasa Tarwiyah dan Puasa Arafah.

Jika mengacu pada keputusan resmi hasil sidang isbat Kemenag, 1 Dzulhijjah 1446 H jatuh pada Rabu, 28 Mei 2025 diputuskan bahwa Hari Raya Idul Adha jatuh pada Jumat 6 Juni 2025.  

Baca juga: Volume Kereta Api Jarak Jauh Alami Lonjakan Signifikan Selama Libur Idul Adha

Maka, umat muslim bisa menjalankan puasa mulai Rabu dan Kamis, atau tanggal 4 dan 5 Juni 2025.

Untuk Hari Raya Idul Adha 1446 H sendiri, akan jatuh pada Jumat, 6 Juni 2025. Pada hari ini, umat muslim sudah diharamkan untuk berpuasa hingga 3 hari setelahnya (Hari Tasyrik).

Untuk diketahui, Puasa Tarwiyah adalah puasa yang dilaksanakan pada hari Tarwiyah, yakni pada tanggal 8 Dzulhijjah. 

Ini didasarkan pada satu redaksi hadits, bahwa Puasa pada hari Tarwiyah dapat menghapuskan dosa satu tahun, dan puasa pada hari Arafah menghapuskan (dosa) dua tahun.

Berikut ini niat puasa Tarwiyah dan Arafah:

Baca juga: Libur Idul Adha, Polisi Perketat Pengamanan di Sejumlah Kawasan Wisata Probolinggo

1. Niat Puasa Tarwiyah

   نَوَيْتُ صَوْمَ هٰذَا اليَوْمِ عَنْ أَدَاءِ تَرْوِيَةَ سُنَّةً لِلّٰهِ تَعَالَى Nawaitu shauma hâdzal yaumi ‘an adâ’i tarwiyata sunnatan lillâhi ta’âlâ.   

Artinya: “Saya niat puasa sunnah Tarwiyah hari ini karena Allah ta'ala.”   

Baca juga: PKS Jatim Salurkan 71.555 Paket Daging Kurban ke Pelosok

2. Niat puasa Arafah

  نَوَيْتُ صَوْمَ هٰذَا اليَوْمِ عَنْ أَدَاءِعَرَفَةَ سُنَّةً لِلّٰهِ تَعَالَى Nawaitu shauma hâdzal yaumi ‘an adâ’i arafata sunnatan lillâhi ta’âlâ.   

Artinya: “Saya niat puasa sunnah Arafah hari ini karena Allah ta'ala.”

Editor : Redaksi

Tretan JatimNow
Berita Terpopuler
Berita Terbaru