jatimnow.com - Dalam masa mudik lebaran pada tahun 2018 ini khususnya pada jam-jam tertentu, tak jarang membuat arus lalu lintas di wilayah bojonegoro mengalami kepadatan.
Menilai hal tersebut Sat Lantas Polres Bojonegoro membuat terobosan kreatif yang dinamakan “Traffic Counting Management”.
Baca juga: Kecewa Suami Selingkuh, TKW Asal Bojonegoro Ratakan Rumah dengan Alat Berat
Kasat Lantas AKP Aristianto BS menuturkan, program “Traffic Counting Management” ini merupakan inovasi dari Polres Bojonegoro, dalam hal penghitungan jumlah kendaraan.
Sehingga dapat diketahui intensitas kendaraan yang masuk maupun keluar meninggalkan wilayah Bojonegoro.
“Dasar dari program ini yaitu kamera CCTV dengan penghitungan digital yang dipasang di 2 titik pintu masuk kota yakni di Jl. Ahmad Yani dan Jl. Rajekwesi”, tutur AKP Aris.
Baca juga: Dua Hari Hilang, Pencari Ikan Asal Bojonegoro Ditemukan Tewas di Bengawan Solo
Kapolres Bojonegoro AKBP Ary Fadli, menambahkan penghitungan digital akan dapat dikomparasi dengan ruas jalan di Kabupaten Bojonegoro, sebagai kajian data estimasi.
Apabila peningkatan volume terlalu tinggi dapat dilakukan rekayasa jalan agar kepadatan tidak terjadi dan kelancaran arus lalu lintas dapat terjamin.
“Pada masa mudik lebaran seperti sekarang hal ini sangatlah bermanfaat karena dengan terjaminnya kelancaran arus mudik, maka upaya dalam memberikan pelayanan terbaik bagi para pemudik bisa tercapai” jelas Kapolres.
Dipenghujung wawancara Kasat Lantas tak henti mengingatkan kepada pemudik untuk tetap berhati-hati dalam berkendara, serta menghimbau kepada pemudik untuk beristirahat apabila mengalami kelelahan.
Baca juga: Hilang Saat Berenang di Bengawan Solo, Pemuda Bojonegoro Ditemukan Meninggal
“Kepada pemudik yang kelelahan kami himbau untuk beristirahat sebelum melanjutkan perjalanan, dari Polres Bojonegoro menyiapkan rest area di Pos Pelayanan Rajekwesi diharapkan dapat dimanfaatkan” pungkas Kasat Lantas.
Penulis/Editor: Erwin Yohanes
Editor : Erwin Yohanes