Wabah Virus Corona

Mengenal Tradisi Salawat Li Khomsatun di Gresik

Reporter : Sahlul Fahmi
Tradisi salawat Li Khomsatun di Gresik untuk menangkal wabah penyakit menular (Foto: NUGres)

jatimnow.com - Sejumlah wilayah di Gresik mulai marak menggelar doa bersama dengan membaca salawat Li Khomsatun yang diyakini sebagian masyarakat terutama warga Nahdliyin sebagai salah satu penangkal wabah penyakit menular.

Menurut Hisbullah Huda, salah seorang warga Bedanten, Kecamatan Bungah, Kabupaten Gresik, pembacaan salawat Li Khomsatun merupakan tradisi leluhur yang telah dilakukan secara turun temurun sebagai perisai atau tolak balak.

Baca juga: Kampung SIBA KLASIK Gresik Terapkan Kurban Minim Sampah

"Ini adalah doa kepada Allah SWT agar kami dihindarkan dari berbagai macam penyakit menular khususnya Virus Corona. Dan ini bukan yang pertama kali dilakukan, sesepuh kami juga melakukan hal yang sama jika terjadi wabah penyakit menular," jelas Huda, Kamis (19/3/2020).

Pembacaan salawat Li Khomsatun umumnya dilakukan secara beramai-ramai pada malam hari selepas Salat Isya'. Kegiatan ini biasanya diawali dari depan masjid setempat kemudian para jemaah berjalan mengelilingi kampung sambil membaca salawat Li Khomsatun.

Baca juga: JIIPE Peduli Bagikan Puluhan Hewan Kurban ke Masyarakat Gresik

"InsyaAllah kalau yang bersalawat banyak akan semakin qobul. Karena itu kami melakukannya beramai-ramai," sambung Ahmad Zainudidin, Ketua Remaja Masjid Kiai Gede Bungah.

Sementara itu Kepala Desa Gredek, Kecamatan Duduk Sampeyan, Kabupaten Gresik, Ghopar menambahkan, warganya juga akan menggelar acara serupa pada Minggu (22/3/2020). Bahkan acara tersebut rencananya akan dikemas dengan kirab obor.

Baca juga: Gus Salam Sowan ke Kiai Imjaz Jelang Muktamar NU ke-35

"Acaranya mulai jam 19.30 Wib. Titik kumpulnya di Makam Syaikh Wuryadi atau Raden Ronggo Jati yang merupakan leluhur kami," ujar Ghopar.

Editor : Narendra Bakrie

Tretan JatimNow
Berita Terpopuler
Berita Terbaru