jatimnow.com - Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur Saiful Rahman berencana memberlakukan rolling guru dalam kota. Hal ini terkait merosotnya Hasil UNBK di tahun 2017/2018.
"Untuk penyegaran kita akan roling guru, didalam kota saja. Pokonya semua kita lakukan, kita tunggu tanggal mainnya, kalau ada persetujuan dari Pak Gubernur jalan," kata Saiful Rachman usai rapat koordinasi penyerahan DKHUN jenjang SMA/SMK/MA di kantornya, Rabu (2/5/2018).
Baca juga: KPK Angkut 2 Koper Hitam Usai Periksa 15 Saksi Dana Hibah Jatim di Probolinggo
Baca juga: Momen Hardiknas, Dispendik Jatim Terima Kado Pahit Nilai UNBK Jeblok
Ia berharap dengan adanya sistem tersebut, UNBK tahun depan selain berintegritas juga memilki nilai yang bagus.
Baca juga: Ekonomi Ngagel Surabaya Mati Suri, Pemprov Jatim Diminta Turun Tangan
"Perolehan nilai mengalami penurunan yang signifikan sesuai yang dikeluhkan para siswa. Karena memang tuntutan Kemendikbud soal UN berstandar Higher Order Thinking Skills (HOTS), jadi mungkin HOTS beneran, pulang ujian pada demam siswanya," kelakarnya.
Pasalnya dalam dua kali Pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) di Jatim, nilai siswa tahun ajaran 2017/2018 cenderung merosot.
Baca juga: PAN Jatim Mulai Panaskan Mesin Politik Tatap Pemilu 2029
Berdasar data Daftar Kolektif Hasil Ujian Nasional (DKHUN) Dispendik, nilai ujian nasional (UN) SMK 2018 jeblok, karena sekitar 78 persen siswa mendapat nilai rata-rata 5,5. Jumlah ini lebih tinggi dibandingkan tahun lalu yang hanya 55 persen.
Reporter : Fahrizal Tito
Editor: Arif Ardianto
Editor : Arif Ardianto