Selasa, 09 Jun 2026 12:15 WIB

Harimau Sumatera Serang Tiga Sapi

Ilustrasi:Harimau/Foto:wwf.or.id
Ilustrasi:Harimau/Foto:wwf.or.id

jatimnow.com - Jejak Harimau Sumatera ditemukan. Harimau tersebut dilaporkan melakukan penyerangan di Dusun Teluk Nibung, Kabupaten Indragiri Hilir, Riau.

Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Riau menurunkan Tim Rescue ke lokasi serangan Harimau Sumatera itu.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Wisata Jatim: Telaga Sarangan Hujan, KBS-Taman Safari Cerah

"Sedang menuju lokasi tempat kejadian," kata Kepala Bidang Wilayah I BBKSDA Riau Mulyo Hutomo dalam pernyataan pers yang diterima Antara di Pekanbaru, Sabtu (27/10/2018).

Ia menjelaskan hasil laporan dari Tim yang pertama adalah mengonfirmasi bahwa serangan harimau adalah benar.

"Tim 1 menemukan jejak satu ekor harimau," katanya.

Ia mengatakan tim kedua kemudian memasang kamera trap, namun tidak menemukan jejak dalam satu minggu di lokasi.

"Harimau Sumatera tidak muncul dan tidak terlacak," katanya.

Ia mengatakan tim 3 saat ini sedang menuju lokasi tersebut via Tambilahan. Diperkirakan tiba di lokasi pada Sabtu sore.

"Tim ini akan memasang kamera trap dan persiapan pemasangan perangkap," katanya.

Baca Juga: Foto: Serunya Libur Lebaran di Kebun Binatang Surabaya

Sebelumnya, seekor sapi milik warga Dusun Teluk Nibung, Kecamatan Pulau Burung, Kabupaten Indragiri Hilir mati diterkam harimau sumatra liar.

Kepala Dusun Teluk Nibung, Sucipto, mengatakan harimau tersebut muncul pada Kamis (25/10). Sapi milik warga itu mati dengan mengalami luka cakaran di kaki kanan belakang.

Warga kini resah karena harimau tersebut sudah tiga kali muncul di sekitar permukiman mereka sejak September lalu.

"Harimaunya muncul pada awal September kemarin. Saat itu harimau menyerang tiga ekor sapi warga," kata Sucipto.

Baca Juga: Gajah Gonzales Lepas dari Belenggu Rantai, Pengamat Puji Respons Cepat BBKSDA

Daerah Indragiri Hilir mempunyai sejarah kelam terkait dengan konflik harimau dengan manusia. Diduga konflik tersebut makin sering terjadi karena hutan sebagai habitat harimau banyak beralih fungsi menjadi perkebunan kelapa sawit dan permukiman.

Pada awal 2018, seekor harimau betina liar yang kemudian dinamakan Bonita, menewaskan dua warga di daerah Pelangiran, Indragiri Hilir.

Harimau Sumatera itu akhirnya berhasil ditangkap dan direlokasi ke pusat rehabilitas milik Yayasan Arsari Djojohadikusumo di Sumatera Barat.

 

Editor : Budi Sugiharto
Berita Terbaru

Optimalkan Produksi Pertanian, Bupati Jember Dorong Petani Muda Masuk Kepengurusan Poktan

Bupati Jember meminta Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) segera berkoordinasi dengan para camat, Gapoktan, dan Poktan untuk menambah keterlibatan generasi muda dalam organisasi petani.

AstraPay Perkuat Digitalisasi UMKM, Dukung Percepatan QRIS Nasional

AstraPay memperkuat digitalisasi UMKM melalui edukasi, QRIS, dan literasi keuangan. Hingga kini telah melayani 17,5 juta pengguna di Indonesia

Savyavasa Mulai Serah Terima Unit, Tandai Babak Baru Hunian Premium Jakarta

Savyavasa mulai serah terima unit kepada penghuni. Apartemen premium di Dharmawangsa ini mencatat penjualan kuat dan minat sewa yang tinggi

MRAN 2026, Bentuk Kepedulian dan Solidaritas Bagi ODHA di Tulungagung

Renungan ini menjadi momen menumbuhkan harapan menghapus stigma dan mengenang ODHA yang sudah meninggal.

BRI Unit Benowo Surabaya Pindah Kantor Mulai 15 Juni, Cek Lokasi Barunya

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk memindahkan operasional BRI Unit Benowo Surabaya ke Jalan Raya Pakal per 15 Juni 2026. Cek detail lokasinya.

Menelusuri Jejak Legenda di Balik Danau Ronggojalu Probolinggo

Danau Ronggojalu dapat diakses dengan mudah, hanya memerlukan waktu tempuh sekitar 30 menit dari pusat Kota Probolinggo.