Selasa, 09 Jun 2026 16:02 WIB

Kemenag Apresiasi Bootcamp Ekoteologi yang Digelar UIN KHAS Jember

  • Penulis : Sugianto
  • | Senin, 20 Okt 2025 14:08 WIB
Foto : Sekretaris Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama RI, Prof. Dr. M. Arskal Salim saat menghadiri Bootcamp Ekotologi (Humas UIN KHAS Jember/jatimnow.com)
Foto : Sekretaris Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama RI, Prof. Dr. M. Arskal Salim saat menghadiri Bootcamp Ekotologi (Humas UIN KHAS Jember/jatimnow.com)

jatimnow.com–Universitas Islam Negeri Kiai Haji Achmad Siddiq (UIN KHAS) Jember mencatat sejarah sebagai kampus pertama di Indonesia yang menggelar bootcamp ekoteologi, sebuah pendekatan pembelajaran yang menggabungkan nilai-nilai agama dengan etika lingkungan secara praksis. Bootcamp bertajuk Workshop on Ecotheology Studies: Multidisciplinary Approaches ini digelar di Desa Jatiarjo, Kecamatan Prigen, Kabupaten Pasuruan. Kegiatan tersebut menuai apresiasi tinggi dari Kementerian Agama RI.

Sekretaris Jenderal Pendidikan Islam Kemenag RI, Prof M. Arskal Salim, menyebut inisiatif ini sebagai terobosan penting yang layak menjadi contoh bagi kampus-kampus lainnya.

Baca Juga: Mahasiswi IAT UIN KHAS Jember Lolos Simposium Internasional

“UIN KHAS Jember menjadi kampus pertama yang menginisiasi bootcamp ekoteologi. Saya sangat mengapresiasi. Ini langkah maju dan patut ditiru,” ujarnya saat menjadi narasumber dalam kegiatan tersebut.

Dalam pemaparannya yang bertajuk “Hilirisasi Ekoteologi: Menjembatani Nilai-Nilai Langit dengan Praktik Bumi Berkelanjutan”, Prof. Arskal menjelaskan bahwa ekoteologi adalah cara untuk menerjemahkan nilai-nilai ilahiah dari agama menjadi tindakan nyata dalam kehidupan sehari-hari.

“Agama tidak berhenti pada mimbar, tapi berdampak pada kesadaran dan etika lingkungan. Ini soal bagaimana ajaran langit diwujudkan dalam praktik bumi," terangnya.

Ia menekankan bahwa hilirisasi ekoteologi bukan sekadar tentang menanam pohon atau membuat produk ramah lingkungan, tetapi menyangkut proses yang etis, adil, dan berkelanjutan dalam pengelolaan sumber daya alam.

“Bukan hanya hasil akhirnya, tapi juga prosesnya. Harus bebas dari eksploitasi,” tegasnya.

Prof. Arskal juga menyinggung sejumlah contoh nyata dari implementasi ekoteologi di Indonesia. Seperti Pesantren Athariq di Garut yang mengembangkan pertanian organik dan konservasi mata air, fatwa MPU Banda Aceh yang mengharamkan pembuangan sampah sembarangan dan model green financing dari lembaga keuangan syariah untuk pembiayaan ramah lingkungan.

Baca Juga: UIN KHAS Jember Siap Sambut dan Layani UM-PTKIN 2026

“Semua itu adalah bentuk hilirisasi — nilai-nilai agama yang menjadi aksi nyata di tengah masyarakat,” jelasnya.

Menurut Prof. Arskal, UIN KHAS Jember bersama Desa Jatiarjo telah menciptakan model sinergi antara kampus dan kampung dalam gerakan ekoteologi yang aplikatif, sederhana, dan berdampak besar.

“Saya tidak menyangka model bootcamp ini bisa muncul dari sini. Sederhana, murah, tapi dampaknya besar,” ungkapnya.

Kegiatan ini bukan sekadar diskusi intelektual, melainkan respons konkret terhadap krisis ekologi yang sudah lama disinggung dalam kitab suci.

Baca Juga: 5 Pesan Rektor UIN KHAS Jember dalam Upacara Hari Lahir Pancasila

“Surah Al-Baqarah ayat 30 sudah mengingatkan kita soal tanggung jawab sebagai khalifah di bumi. Maka hilirisasi ekoteologi ini menjadi jembatan antara iman dan tindakan,” tandasnya.

Prof. Arskal menyampaikan komitmennya untuk mendorong kampus-kampus lain di bawah Kementerian Agama agar mengadopsi model bootcamp seperti yang dilakukan UIN KHAS Jember.

“Model ini tidak membutuhkan anggaran besar, tapi punya daya hidup tinggi. UIN KHAS Jember telah memberi teladan. Saya akan dorong kampus-kampus lain menirunya,” pungkasnya.

Editor : Bramanta
Berita Terbaru

Optimalkan Produksi Pertanian, Bupati Jember Dorong Petani Muda Masuk Kepengurusan Poktan

Bupati Jember meminta Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) segera berkoordinasi dengan para camat, Gapoktan, dan Poktan untuk menambah keterlibatan generasi muda dalam organisasi petani.

AstraPay Perkuat Digitalisasi UMKM, Dukung Percepatan QRIS Nasional

AstraPay memperkuat digitalisasi UMKM melalui edukasi, QRIS, dan literasi keuangan. Hingga kini telah melayani 17,5 juta pengguna di Indonesia

Savyavasa Mulai Serah Terima Unit, Tandai Babak Baru Hunian Premium Jakarta

Savyavasa mulai serah terima unit kepada penghuni. Apartemen premium di Dharmawangsa ini mencatat penjualan kuat dan minat sewa yang tinggi

MRAN 2026, Bentuk Kepedulian dan Solidaritas Bagi ODHA di Tulungagung

Renungan ini menjadi momen menumbuhkan harapan menghapus stigma dan mengenang ODHA yang sudah meninggal.

BRI Unit Benowo Surabaya Pindah Kantor Mulai 15 Juni, Cek Lokasi Barunya

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk memindahkan operasional BRI Unit Benowo Surabaya ke Jalan Raya Pakal per 15 Juni 2026. Cek detail lokasinya.

Menelusuri Jejak Legenda di Balik Danau Ronggojalu Probolinggo

Danau Ronggojalu dapat diakses dengan mudah, hanya memerlukan waktu tempuh sekitar 30 menit dari pusat Kota Probolinggo.