Selasa, 09 Jun 2026 20:41 WIB

Elektabilitas Cawagub Jatim Puti dan Emil Saling Kejar

Peneliti Litbang Kompas Yohan Wahyu.
Peneliti Litbang Kompas Yohan Wahyu.

jatimnow.com — Peneliti Litbang Kompas Yohan Wahyu mengatakan, popularitas antara Puti Guntur Soekarno dengan Emil Dardak saling kejar. Elektabilitasnya, hanya terpaut cukup tipis tak sampai 8 persen.

Kendati terhitung baru berkampanye di Jatim, rapot survei cucu Bung Karno dimata publik telah mencapai 32,9 persen.

Baca Juga: Gugatan Paslon 03 Dismissal, Pasangan Gabah Menangkan Pilbup Tulungagung

"Tergolong cepat, hanya terpaut sedikit dengan Emil Dardak yang popularitasnya 39,9 persen. Tapi kalau popularitas kandidat gubernurnya, antara Gus Ipul dan Bu Khofifah semuanya sudah di atas 70 persen,” kata Yohan.

Ia menyarankan untuk merebut Margin of error sebesar 3,46 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen, sesuai hasil survei Litbang kompas yang dilakukan pada 19 Februari- 4 maret dengan 800 responden itu, agar menerapkan kampanye yang efektif.

"Keduanya bisa melakukan pendekatan keluarga, karena menjadi salah satu influencer utama dalam Pilgub Jatim. Preferensi orang dipengaruhi lingkungan keluarganya. Maka model kampanye door to door cukup efektif dalam meningkatkan awareness ke kandidat,” ujarnya.

Pada survei Polmark Indonesia, popularitas Emil sebesar 33,9 persen, hanya selisih sangat tipis di atas Puti sebesar 33,3 persen.

Baca Juga: MK Tolak Gugatan Paslon 01, Sugiri Sancoko-Lisdyarita Menangkan Pilbup Ponorogo

Pengamat politik Universitas Airlangga, Novri Susan PhD, mengatakan, menarik mencermati capaian popularitas antara Emil dan Puti. Emil sudah melakukan kerja politik sejak enam bulan lalu. Bahkan, bisa dikatakan sejak menjadi bupati pada Februari 2016, Emil cukup rajin mengisi seminar di berbagai daerah di Jatim.

Adapun Puti Soekarno baru muncul ke proses politik di Jatim mulai 10 Januari 2018 saat pendaftaran di KPU Jatim. Artinya, Puti baru bergerilya tak sampai dua bulan.

“Maka dengan selisih yang tidak besar itu, Puti mengirim pesan bahwa dia seorang petarung, pelaku politik yang dengan cepat membangun jejaring, piawai merespons dinamika lapangan, dan cakap memasarkan gagasannya,” ujar doktor lulusan Doshisha University Jepang.

Baca Juga: Ini Persiapan Paslon Pilbup Tulungagung jelang Sidang Gugatan Pilkada di MK

Tentu saja, sambung Novri, cepatnya popularitas Puti terkerek juga karena dukungan mesin PDI Perjuangan dan kaum nasionalis lainnya. Namun ia juga mengatakan tantangan yang harus dilakukan adalah terus memacu pengenalannya.

“Karena seperti paparan dari banyak survei, sosok Bu Khofifah dan Gus Ipul sudah mentok pengenalan dan pendalaman kandidatnya. Nah tinggal bagaimana Emil dan Puti bergerak selincah mungkin. Kalau dari posisi saat ini, terlihat Puti lebih lincah bergerak,” pungkas Novri.

Reporter: Fahrizal Tito
Editor: Erwin Yohanes

Editor : Erwin Yohanes
Berita Terbaru

Optimalkan Produksi Pertanian, Bupati Jember Dorong Petani Muda Masuk Kepengurusan Poktan

Bupati Jember meminta Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) segera berkoordinasi dengan para camat, Gapoktan, dan Poktan untuk menambah keterlibatan generasi muda dalam organisasi petani.

AstraPay Perkuat Digitalisasi UMKM, Dukung Percepatan QRIS Nasional

AstraPay memperkuat digitalisasi UMKM melalui edukasi, QRIS, dan literasi keuangan. Hingga kini telah melayani 17,5 juta pengguna di Indonesia

Savyavasa Mulai Serah Terima Unit, Tandai Babak Baru Hunian Premium Jakarta

Savyavasa mulai serah terima unit kepada penghuni. Apartemen premium di Dharmawangsa ini mencatat penjualan kuat dan minat sewa yang tinggi

MRAN 2026, Bentuk Kepedulian dan Solidaritas Bagi ODHA di Tulungagung

Renungan ini menjadi momen menumbuhkan harapan menghapus stigma dan mengenang ODHA yang sudah meninggal.

BRI Unit Benowo Surabaya Pindah Kantor Mulai 15 Juni, Cek Lokasi Barunya

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk memindahkan operasional BRI Unit Benowo Surabaya ke Jalan Raya Pakal per 15 Juni 2026. Cek detail lokasinya.

Menelusuri Jejak Legenda di Balik Danau Ronggojalu Probolinggo

Danau Ronggojalu dapat diakses dengan mudah, hanya memerlukan waktu tempuh sekitar 30 menit dari pusat Kota Probolinggo.