Rabu, 10 Jun 2026 01:38 WIB

5 Desa di Tulungagung Terdampak Bencana Longsor

  • Penulis :
  • | Jumat, 22 Agu 2025 09:32 WIB
Foto: Material longsor yang terjadi di Tulungagung beberapa waktu lalu (Bramanta/jatimnow.com)
Foto: Material longsor yang terjadi di Tulungagung beberapa waktu lalu (Bramanta/jatimnow.com)

jatimnow.com-Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tulungagung, mencatat sedikitnya delapan rumah warga serta satu fasilitas umum sekolah dasar dan akses jalan utama ikut terdampak peristiwa longsor yang terjadi Selasa (19/8/2025). Intensitas hujan deras menyebabkan bencana longsor di Kecamatan Pagerwojo dan Karangrejo.

Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Tulungagung, Gilang Zelakusuma, mengatakan hujan yang terjadi sejak Senin (18/8) hingga Selasa (19/8) mengakibatkan longsor di lima desa di dua kecamatan. Empat desa berada di Kecamatan Pagerwojo, yakni Desa Kradinan, Desa Wonorejo, Desa Gondanggunung, dan Desa Gambiran, sementara satu desa berada di Kecamatan Karangrejo, yakni Desa Babatan.

Baca Juga: MRAN 2026, Bentuk Kepedulian dan Solidaritas Bagi ODHA di Tulungagung

“Hujan deras sejak awal minggu ini menyebabkan lima desa di Pagerwojo dan Karangrejo mengalami bencana longsor,” ujarnya, Jumat (22/8/2025).

Longsor yang terjadi di Desa Kradinan merusak fasilitas pendidikan di SDN 2 Kradinan pada bagian ruang kelas, perpustakaan dan toilet. Selain itu, material longsor juga menutup jalan penghubung Tulungagung–Trenggalek. Sedangkan di Desa Wonorejo, empat rumah warga terdampak. Kerusakan paling parah menimpa rumah Mutini, setelah tembok sepanjang lima meter jebol akibat terjangan material. Di Desa Gambiran, longsor merusak dapur rumah Karyoto sekaligus menutup akses jalan antar dusun dan di Desa Gondanggunung, tepatnya Dusun Takroto, dua rumah milik Juari dan Amrin terdampak longsor. Untuk di Desa Babatan, material longsor berukuran 10x10 meter dengan ketebalan 2 meter menimpa kandang dan dapur rumah warga.

Baca Juga: Umat Buddha di Tulungagung Ikuti Ritual Atthami Puja di Candi Sanggrahan

"Saat ini, BPBD masih melakukan asesmen lebih lanjut atas tingkat kerusakan," tuturnya.

Pihak BPBD mengimbau warga di wilayah rawan longsor untuk tetap meningkatkan kewaspadaan, terlebih hujan deras masih berpotensi turun di beberapa hari ke depan.

Baca Juga: Plt Bupati Tulungagung Ajak Masyarakat Lakukan Pemilahan Sampah Dari Sumber

“Hingga saat ini belum ada laporan korban jiwa, namun pemantauan di titik rawan terus dilakukan. Kami mengingatkan warga agar tetap waspada terhadap longsor susulan,” pungkasnya.

Editor : Bramanta
Berita Terbaru

Optimalkan Produksi Pertanian, Bupati Jember Dorong Petani Muda Masuk Kepengurusan Poktan

Bupati Jember meminta Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) segera berkoordinasi dengan para camat, Gapoktan, dan Poktan untuk menambah keterlibatan generasi muda dalam organisasi petani.

AstraPay Perkuat Digitalisasi UMKM, Dukung Percepatan QRIS Nasional

AstraPay memperkuat digitalisasi UMKM melalui edukasi, QRIS, dan literasi keuangan. Hingga kini telah melayani 17,5 juta pengguna di Indonesia

Savyavasa Mulai Serah Terima Unit, Tandai Babak Baru Hunian Premium Jakarta

Savyavasa mulai serah terima unit kepada penghuni. Apartemen premium di Dharmawangsa ini mencatat penjualan kuat dan minat sewa yang tinggi

BRI Unit Benowo Surabaya Pindah Kantor Mulai 15 Juni, Cek Lokasi Barunya

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk memindahkan operasional BRI Unit Benowo Surabaya ke Jalan Raya Pakal per 15 Juni 2026. Cek detail lokasinya.

Menelusuri Jejak Legenda di Balik Danau Ronggojalu Probolinggo

Danau Ronggojalu dapat diakses dengan mudah, hanya memerlukan waktu tempuh sekitar 30 menit dari pusat Kota Probolinggo.

Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah

BMKG sarankan warga untuk selalu membawa pelindung panas dan menjaga stamina tubuh karena suhu di Surabaya cenderung tinggi.