Selasa, 09 Jun 2026 16:37 WIB

Pemkab Bangkalan Bahas Pengembangan Wisata Pesisir

Pj Bupati Bangkalan, Arief M. Edie berdialog bahas pengembangan wisata. (dok. Diskominfo Bangkalan/jatimnow.com)
Pj Bupati Bangkalan, Arief M. Edie berdialog bahas pengembangan wisata. (dok. Diskominfo Bangkalan/jatimnow.com)

jatimnow.com - Pj Bupati Bangkalan, Arief M. Edie mengajak sejumlah pihak untuk membahas pengembangan potensi wisata di pesisir, Senin (21/10/2024). Dialog berlangsung di lokasi wisata pesisir Long Gladak, dihadiri Kepala Desa Kramat, Lurah Mlajah, perwakilan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes), dan Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis).

Arief menyampaikan, dialog tidak hanya membahas pengembangan wisata terkait Karang Jamuang, Batu Lajar, dan wisata apung, tetapi juga membahas sejumlah kendala, terutama terkait lokasi pengembangan yang masuk dalam kawasan hutan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK).

Baca Juga: Diduga Sengaja Lompat ke Sungai Tunjung Bangkalan, Ibu dan Anak Ditemukan Tewas

Menurutnya, ada sebagain lahan yang memang menjadi hak kehutanan, namun para pengembang juga sudah memiliki sertifikat dan aset sejarah yang mendukung. Oleh karena itu, Pemkab Bangkalan bersama Pokdarwis dan BUMDes tengah mempersiapkan berbagai dokumen administratif untuk selanjutnya berkoordinasi dengan pihak KLHK.

Ia juga menekankan bahwa sebagian besar potensi wisata di Bangkalan berada di wilayah pesisir, sehingga pengembangannya harus sesuai dengan regulasi yang berlaku.

Baca Juga: Kiper Unggul FC Malang Meninggal dalam Kecelakaan Maut di Bangkalan

"Jika ada pemanfaatan lahan milik kehutanan, tentunya harus ada bagi hasil dengan pihak Kehutanan dan juga pajak retribusi yang berkontribusi pada Pendapatan Asli Daerah (PAD),” ujarnya.

Meski begitu, menurutnya menjaga kelestarian hutan mangrove juga tak kalah penting sebab  memiliki banyak fungsi dan manfaat bagi lingkungan.

Baca Juga: Khofifah Puji Inovasi Farmasi Robotik RSUD Syamrabu Bangkalan

Ia pun mengajak seluruh pihak untuk terus semangat dalam mengembangkan potensi yang ada di Bangkalan. Menurutnya potensi di daerah pesisir dinilai sangat besar, tidak hanya untuk sektor pariwisata tetapi juga untuk pengembangan industri kemaritiman.

"Kita memiliki potensi besar di sektor maritim, seperti dok kapal dan pengembangan pelabuhan peti kemas. Selain itu juga banyak potensi yang dapat dikembangkan baik wisata pesisir maupun sektor produk unggulannya," pungkasnya

Editor : Yanuar D
Berita Terbaru

Optimalkan Produksi Pertanian, Bupati Jember Dorong Petani Muda Masuk Kepengurusan Poktan

Bupati Jember meminta Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) segera berkoordinasi dengan para camat, Gapoktan, dan Poktan untuk menambah keterlibatan generasi muda dalam organisasi petani.

AstraPay Perkuat Digitalisasi UMKM, Dukung Percepatan QRIS Nasional

AstraPay memperkuat digitalisasi UMKM melalui edukasi, QRIS, dan literasi keuangan. Hingga kini telah melayani 17,5 juta pengguna di Indonesia

Savyavasa Mulai Serah Terima Unit, Tandai Babak Baru Hunian Premium Jakarta

Savyavasa mulai serah terima unit kepada penghuni. Apartemen premium di Dharmawangsa ini mencatat penjualan kuat dan minat sewa yang tinggi

MRAN 2026, Bentuk Kepedulian dan Solidaritas Bagi ODHA di Tulungagung

Renungan ini menjadi momen menumbuhkan harapan menghapus stigma dan mengenang ODHA yang sudah meninggal.

BRI Unit Benowo Surabaya Pindah Kantor Mulai 15 Juni, Cek Lokasi Barunya

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk memindahkan operasional BRI Unit Benowo Surabaya ke Jalan Raya Pakal per 15 Juni 2026. Cek detail lokasinya.

Menelusuri Jejak Legenda di Balik Danau Ronggojalu Probolinggo

Danau Ronggojalu dapat diakses dengan mudah, hanya memerlukan waktu tempuh sekitar 30 menit dari pusat Kota Probolinggo.