Selasa, 09 Jun 2026 22:32 WIB

Pulau Tahfidz Qur’an Akan Segera Lahir

ilustrasi membaca Al-Quran
ilustrasi membaca Al-Quran

jatimnow.com - Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau akan menetapkan Pulau Penyengat, Kota Tanjungpinang sebagai Pulau Tahfidz Al Quran.

Gubernur Kepulauan Riau Nurdin Basirun dalam sambutan Hari Ulang Tahun ke-16 Kepri di Gedung Daerah Tanjungpinang, mengatakan Pulau Penyengat merupakan pulau religi yang menyimpan sejarah kejayaan Kerajaan Riau-Lingga-Pahang.

Baca Juga: Malam 23 Ramadan Bertepatan Jumat, Apakah Ini Lailatul Qadar?

Makanya, pulau ini sangat layak menjadi pusat penghafal Al Quran. Bahkan, ia berharap seluruh anak-anak, remaja, dan orang tua dapat menimba ilmu pengetahuan tentang Islam di pulau itu.

"Kami mengharapkan di pulau ini akan lahir para tahfidz muda yang berbakat, memiliki pengetahuan agama yang baik dan berkualitas," kata Nurdin seperti dilansir Antara, Senin (24/9/2018).

Menurut Nurdin, sejumlah aktivis mahasiswa dari organisasi yang berbasis Islam sejak beberapa tahun lalu sudah mendirikan Rumah Tahfidz di Pulau Penyengat. Mereka menjadi relawan yang mengajar Al Quran kepada anak-anak dan remaja.

"Keseimbangan dunia dan akhirat dibutuhkan, selain pemerintah menargetkan lahir generasi muda yang berkualitas dan bermoral. Al Quran adalah sumber ilmu pengetahuan," ucapnya.

Selain itu, Nurdin mengatakan di Pulau Penyengat terdapat masjid bersejarah, yaitu sejarah Kerajaan Melayu yang juga melekat dengan nilai-nilai keislaman.

“Di Pulau Penyengat juga lahir tokoh agama, tokoh bahasa, dan kesatria tangguh,” ujarnya.

Baca Juga: Apakah Negara Wajib Memberi Makan Rakyat? Perspektif Islam atas MBG

Bahkan, di pulau ini juga ada Gurindam 12 karya Raja Ali Haji, tokoh dari Pulau Penyengat pada masa lampau. Karya ini kaya dengan nasihat juga sesuai dengan nilai-nilai keislaman yang seharusnya diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

"Kami menargetkan anak-anak dapat menghafal Al Quran dalam waktu singkat. Satu jam hafal satu ayat pendek," katanya.

Ia berharap, kelak Pulau Penyengat menjadi terkemuka karena melahirkan banyak tahfidz. Anak-anak dan remaja dari daerah lain dapat menimbah ilmu di pulau itu.

"Jadi pulau ini tidak hanya dikenal sebagai tempat wisata, melainkan tempat menimbah ilmu agama," pungkasnya.

Baca Juga: Hafal 11 Juz Alquran, Peserta Tunanetra Curi Perhatian di MHQ PKS Jatim

Sumber: Antara

 

 

Editor : Arif Ardianto
Berita Terbaru

Optimalkan Produksi Pertanian, Bupati Jember Dorong Petani Muda Masuk Kepengurusan Poktan

Bupati Jember meminta Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) segera berkoordinasi dengan para camat, Gapoktan, dan Poktan untuk menambah keterlibatan generasi muda dalam organisasi petani.

AstraPay Perkuat Digitalisasi UMKM, Dukung Percepatan QRIS Nasional

AstraPay memperkuat digitalisasi UMKM melalui edukasi, QRIS, dan literasi keuangan. Hingga kini telah melayani 17,5 juta pengguna di Indonesia

Savyavasa Mulai Serah Terima Unit, Tandai Babak Baru Hunian Premium Jakarta

Savyavasa mulai serah terima unit kepada penghuni. Apartemen premium di Dharmawangsa ini mencatat penjualan kuat dan minat sewa yang tinggi

MRAN 2026, Bentuk Kepedulian dan Solidaritas Bagi ODHA di Tulungagung

Renungan ini menjadi momen menumbuhkan harapan menghapus stigma dan mengenang ODHA yang sudah meninggal.

BRI Unit Benowo Surabaya Pindah Kantor Mulai 15 Juni, Cek Lokasi Barunya

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk memindahkan operasional BRI Unit Benowo Surabaya ke Jalan Raya Pakal per 15 Juni 2026. Cek detail lokasinya.

Menelusuri Jejak Legenda di Balik Danau Ronggojalu Probolinggo

Danau Ronggojalu dapat diakses dengan mudah, hanya memerlukan waktu tempuh sekitar 30 menit dari pusat Kota Probolinggo.