Rabu, 10 Jun 2026 00:35 WIB

Pencarian Korban Tanah Longsor di Blitar Diperpanjang

Petugas saat melakukan proses pencarian. (Foto: Bramanta Pamungkas/jatimnow.com)
Petugas saat melakukan proses pencarian. (Foto: Bramanta Pamungkas/jatimnow.com)

jatimnow.com - Pencarian korban longsor di Dusun Sukorejo, Desa Bumirejo, Kecamatan Kesamben, Blitar diperpanjang selama dua hari. Proses pencarian seharusnya berakhir kemarin.

Namun karena 1 korban belum ditemukan, pihak Basarnas memutuskan memperpanjang proses pencarian hingga besok. Korban atas nama Gunawan (45) hingga kini masih belum ditemukan.

Baca Juga: Dua Pendaki Ilegal Semeru Berhasil Dievakuasi, Satu Masih Terjebak di Jurang

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Surabaya Muhammad Hariyadi, selaku SAR Mission Coordinator (SMC) dalam operasi SAR ini mengatakan, dari hasil evaluasi dan koordinasi disepakati proses pencarian diperpanjang selama dua hari. Normalnya proses pencarian berlangsung selama 7 hari dan berakhir kemarin.

“Hasil koordinasi dengan BPBD Kabupaten Blitar dan unsur SAR gabungan lainnya, disepakati bahwa operasi SAR akan diperpanjang selama 2 hari,” ujarnya, Minggu (07/07/2024).

Sementara itu, Yhoni Fariza selaku Komandan Tim SAR dari Pos SAR Trenggalek menerangkan selama dua hari terakhir proses pencarian tidak dapat dilakukan dengan maksimal akibat cuaca hujan.

Tidak hanya itu, medan di area pencarian juga menjadi kendala dalam pencarian ini, seperti adanya retakan baru di sepanjang jalur material lumpur yang dapat membahayakan tim SAR gabungan.

Baca Juga: Eks Terpidana Kasus Korupsi, Samanhudi Anwar Terpilih Ketua KONI Kota Blitar

“Struktur tanah di bukit yang longsor berupa tanah gembur tanpa ada batuan besar sama sekali sehingga struktur tanah mudah sekali untuk bergerak” terangnya.

Pada area pencarian, terdapat sumber mata air yang terletak di tengah material longsor. Aliran air yang mengalir dari mata air tersebut tidak dapat direlokasi alirannya. Kondisi ini rawan menyebabkan longsor susulan.

“Aliran air tersebut dikhawatirkan akan membuat jenuh tanah dan melahirkan longsor susulan,” tuturnya.

Baca Juga: Mahasiswa UNU Blitar Gelar Aksi, Minta Dosen Pelaku Kekerasan Seksual Dipecat

Upaya pencarian dilakukan dengan bantuan alat berat ekskavator dan pemantauan udara dengan menggunakan Drone. Tim SAR gabungan juga memperluas wilayah area pencarian dengan membagi tim menjadi 3 Search dan Rescue Unit (SRU).

"Area pencarian kita perluas dan ini masih terus berlangsung, alat berat juga dikerahkan untuk mempermudah proses pencarian," pungkasnya.

Sebelumnya, longsor terjadi di Dusun Sukorejo, Desa Bumirejo, Kecamatan Kesamben, Blitar pada Minggu (30/06/2024) sore. Longsor tersebut menimpa sebuah kandang ayam. Sebanyak 4 orang dilaporkan tertimbun material longsor. Seorang korban bernama Anto (23) berhasil ditemukan dalam kondisi selamat. Sedangkan dua korban lain, yakni Jarianto (62) dan Mugiono (69) ditemukan sudah meninggal dunia. Korban satunya bernama Gunawan yang merupakan pemilik kandang ayam hingga kini belum ditemukan.

Editor : Endang Pergiwati
Berita Terbaru

Optimalkan Produksi Pertanian, Bupati Jember Dorong Petani Muda Masuk Kepengurusan Poktan

Bupati Jember meminta Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) segera berkoordinasi dengan para camat, Gapoktan, dan Poktan untuk menambah keterlibatan generasi muda dalam organisasi petani.

AstraPay Perkuat Digitalisasi UMKM, Dukung Percepatan QRIS Nasional

AstraPay memperkuat digitalisasi UMKM melalui edukasi, QRIS, dan literasi keuangan. Hingga kini telah melayani 17,5 juta pengguna di Indonesia

Savyavasa Mulai Serah Terima Unit, Tandai Babak Baru Hunian Premium Jakarta

Savyavasa mulai serah terima unit kepada penghuni. Apartemen premium di Dharmawangsa ini mencatat penjualan kuat dan minat sewa yang tinggi

MRAN 2026, Bentuk Kepedulian dan Solidaritas Bagi ODHA di Tulungagung

Renungan ini menjadi momen menumbuhkan harapan menghapus stigma dan mengenang ODHA yang sudah meninggal.

BRI Unit Benowo Surabaya Pindah Kantor Mulai 15 Juni, Cek Lokasi Barunya

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk memindahkan operasional BRI Unit Benowo Surabaya ke Jalan Raya Pakal per 15 Juni 2026. Cek detail lokasinya.

Menelusuri Jejak Legenda di Balik Danau Ronggojalu Probolinggo

Danau Ronggojalu dapat diakses dengan mudah, hanya memerlukan waktu tempuh sekitar 30 menit dari pusat Kota Probolinggo.