Rabu, 10 Jun 2026 01:48 WIB

Komoditas Ekspor Sulut Dikirim Langsung Via TPK Bitung

  • Penulis :
  • | Jumat, 09 Feb 2024 06:37 WIB
Kegiaran Terminal Peti Kemas Belitung. (Foto: Humas Pelindo Terminal Petikemas)
Kegiaran Terminal Peti Kemas Belitung. (Foto: Humas Pelindo Terminal Petikemas)

jatimnow.com - Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara melepas komoditas ekspor yang untuk pertama kalinya dikapalkan langsung dari TPK Bitung menuju Xiamen, China, Kamis (8/2/2024).

Komoditas ekspor berupa hasil tangkapan laut dikirim menggunakan kapal MV. SITC Batangas yang melayani rute Davao-Bitung-Xiamen.

Baca Juga: Kinerja Cemerlang IPC Terminal Petikemas di Tengah Triwulan 2025

Wakil Gubernur Sulawesi Utara Steven Kandouw mengatakan ekspor langsung melalui jalur laut merupakan terobosan luar biasa.

Menurutnya keberhasilan ekspor langsung tersebut merupakan hasil kolaborasi pentahelix serta kerja gotong royong semua pihak lewat duduk bersama untuk mewujudkan visi yang sama.

"Terima kasih sekali kita boleh melakukan terobosan melewati tembok tebal yang selama ini menghalangi kita. Mulai sekarang, kita boleh berbangga dulu karena kita betul-betul menjadi pintu gerbang," ujarnya, dalam siaran persnya.

Ia pun berharap semua pemangku kepentingan, terutama pemerintah daerah (pemda) untuk menjaga keberlanjutan dan memberikan informasi kepada hinterland Sulut.

Terminal Head Terminal Peti Kemas (TPK) Bitung Teguh Firdaus mengatakan pelayanan ekspor langsung di TPK Bitung adalah yang pertama kali dilakukan dalam 10 tahun terakhir.

Baca Juga: Triwulan I/2025, Pelindo Petikemas Catat Kenaikan Arus Kontainer 6,57 Persen

Untuk pelayanan ekspor langsung MV. SITC Batangas, TPK Bitung mengoperasikan 2 unit quay container crane (alat angkat untuk memindahkan peti kemas dari kapal ke dermaga atau sebaliknya), 3 unit rubber tyred gantry crane (alat angkat untuk memindahkan peti kemas dari truk ke lapangan penumpukan atau sebaliknya), dan 10 unit head truck.

"Jumlah bongkar muat peti kemas sebanyak 365 teus dengan kinerja bongkar muat mencapai 34,5 boks per jam (B/S/H),” jelas teguh.

Menurut rencana, kegiatan pengiriman ekspor langsung akan dilakukan secara reguler setiap bulan. Untuk itu dibutuhkan kolaborasi yang baik antar berbagai pihak agar pengiriman tersebut dapat berlangsung terus menerus.
Teguh menyebut pihaknya juga melakukan kolaborasi dengan perusahaan pelayaran untuk melakukan pemasaran bersama guna menjaring pasar baik peti kemas domestik maupun internasional.

Baca Juga: TPC TPK Dukung UMKM Tingkatkan Daya Saing lewat Branding

“Berkat dukungan para pemangku kepentingan kami terus berbenah melakukan transformasi agar layanan dan kinerja operasional TPK Bitung semakin baik dengan fasilitas yang kami miliki untuk mendukung pekayanan peti kemas baik domestik maupun internasional,” tegasnya.

 

 

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Optimalkan Produksi Pertanian, Bupati Jember Dorong Petani Muda Masuk Kepengurusan Poktan

Bupati Jember meminta Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) segera berkoordinasi dengan para camat, Gapoktan, dan Poktan untuk menambah keterlibatan generasi muda dalam organisasi petani.

AstraPay Perkuat Digitalisasi UMKM, Dukung Percepatan QRIS Nasional

AstraPay memperkuat digitalisasi UMKM melalui edukasi, QRIS, dan literasi keuangan. Hingga kini telah melayani 17,5 juta pengguna di Indonesia

Savyavasa Mulai Serah Terima Unit, Tandai Babak Baru Hunian Premium Jakarta

Savyavasa mulai serah terima unit kepada penghuni. Apartemen premium di Dharmawangsa ini mencatat penjualan kuat dan minat sewa yang tinggi

MRAN 2026, Bentuk Kepedulian dan Solidaritas Bagi ODHA di Tulungagung

Renungan ini menjadi momen menumbuhkan harapan menghapus stigma dan mengenang ODHA yang sudah meninggal.

BRI Unit Benowo Surabaya Pindah Kantor Mulai 15 Juni, Cek Lokasi Barunya

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk memindahkan operasional BRI Unit Benowo Surabaya ke Jalan Raya Pakal per 15 Juni 2026. Cek detail lokasinya.

Menelusuri Jejak Legenda di Balik Danau Ronggojalu Probolinggo

Danau Ronggojalu dapat diakses dengan mudah, hanya memerlukan waktu tempuh sekitar 30 menit dari pusat Kota Probolinggo.