Selasa, 09 Jun 2026 16:29 WIB

Menangkal Serangan Hama dengan Tanaman Bunga

  • Penulis :
  • | Selasa, 04 Sep 2018 11:55 WIB
Penangulangan hama menggunakan tanaman bunga matahari
Penangulangan hama menggunakan tanaman bunga matahari

jatimnow.com - Dinas Pertanian Kabupaten Tulungagung mengembangkan metode refugia atau menanam bunga di sekitar tanaman padi, untuk mengendalikan serangan hama wereng.

Selama ini hama wereng menjadi salah satu momok petani, terutama menjelang memasuki musim panen. Hama yang menyerang bagian bawah batang padi ini sering menyerang menjelang panen. Akibatnya hasil panen petani menurun hingga 50 persen.

Koordinator Pengendalian Organisme Pengganggu Tanaman (POPT) Dinas Pertanian Tulungagung, Gatot Rahayu menjelaskan, refugia merupakan salah satu metode mengendalikan hama wereng secara alami.

"Selain bisa mengendalikan hama wereng metode ini juga mendukung keseimbangan lingkungan," ujarnya.

Refugia merupakan tanaman yang berfungsi sebagai micro habitat bagi serangga musuh alami dan penarik hama tanaman. Tanaman yang termasuk refugia memiliki bunga. Misalnya jengger ayam, tapak dara, bunga matahari, kenikir, dan bunga kertas.

Bunga pada tanaman refugia, menghasilkan nectar atau madu.  Bau nectar itu menarik serangga, musuh alami maupun serangga hama tanaman. Serangga akan memakan hama pada saat berkompetisi mendapatkan nectar.

"Tanaman ini menarik serangga predator seperti tawon dan capung untuk berada di sekitar sawah dan memangsa hama wereng," jelasnya.

Penggunaan metode ini cukup sederhana, petani disarankan menanam beberapa jenis tumbuhan yang mempunyai warna bunga cerah di pematang sawah, atau di pinggir jalan.

Mereka juga bisa menanam di sela sela tanaman padi yang tumbuh. Dengan metode ini diyakini hama wereng akan musnah hingga 90 persen.

"Dengan metode dan penanaman yang benar hama wereng bisa dikendalikan dan petani tidak perlu khawatir," imbuhnya.

Supriyono, salah seorang petani di Desa Ngranti Kecamatan Boyolangu Tulungagung mengaku sangat terbantu dengan metode ini.
Petani tidak perlu mengeluarkan biaya ekstra untuk melakukan penyemprotan. Selain itu hasil panen padi juga meningkat hingga 10 persen dibandingkan sebelum menggunakan metode regugia ini.

"Yang jelas sangat terbantu dan terbukti bisa mengendalikan hama wereng," pungkasnya.

Reporter : Wanda R Putri
Editor: Arif Ardianto

Baca Juga: MRAN 2026, Bentuk Kepedulian dan Solidaritas Bagi ODHA di Tulungagung

Editor : Arif Ardianto
Berita Terbaru

AstraPay Perkuat Digitalisasi UMKM, Dukung Percepatan QRIS Nasional

AstraPay memperkuat digitalisasi UMKM melalui edukasi, QRIS, dan literasi keuangan. Hingga kini telah melayani 17,5 juta pengguna di Indonesia

Savyavasa Mulai Serah Terima Unit, Tandai Babak Baru Hunian Premium Jakarta

Savyavasa mulai serah terima unit kepada penghuni. Apartemen premium di Dharmawangsa ini mencatat penjualan kuat dan minat sewa yang tinggi

BRI Unit Benowo Surabaya Pindah Kantor Mulai 15 Juni, Cek Lokasi Barunya

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk memindahkan operasional BRI Unit Benowo Surabaya ke Jalan Raya Pakal per 15 Juni 2026. Cek detail lokasinya.

Menelusuri Jejak Legenda di Balik Danau Ronggojalu Probolinggo

Danau Ronggojalu dapat diakses dengan mudah, hanya memerlukan waktu tempuh sekitar 30 menit dari pusat Kota Probolinggo.

Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah

BMKG sarankan warga untuk selalu membawa pelindung panas dan menjaga stamina tubuh karena suhu di Surabaya cenderung tinggi.

Ujian Kelulusan Unik, Siswa SMP Labschool Unesa 3 Pamerkan Karya Inovatif

Sebanyak 68 siswa kelas 9 SMP Labschool Unesa 3 Surabaya memamerkan karya inovatif sebagai bagian dari proyek kelulusan dan implementasi Kurikulum Merdeka.