Rabu, 10 Jun 2026 01:37 WIB

Cerita Pinky, Mahasiswi Cantik yang Merasakan Manfaat Program Taruna Makmur

Pinky Aurellia Hijratus Rahma sedang melakukan proses penginputan administrasi petani (Foto: Sahlul Fahmi/jatimnow.com)
Pinky Aurellia Hijratus Rahma sedang melakukan proses penginputan administrasi petani (Foto: Sahlul Fahmi/jatimnow.com)

jatimnow.com - Pinky Aurellia Hijratus Rahma, sedang melakukan proses penginputan administrasi petani saat jatimnow.com mendatangi rumahnya di Dusun Sawahan, Desa Gedangkulut, Kecamatan Cerme, Kabupaten Gresik.

Pinky adalah satu-satunya mahasiwi asal Kabupaten Gresik yang terpilih dalam Program Taruna Makmur Pupuk Indonesia melalui PT Petrokimia Gresik. Mahasiswi semester V Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) Malang, Jurusan Penyuluhan Pertanian Berkelanjutan, itu tergabung dalam Taruna Makmur Batch III tahun 2023.

Baca Juga: Kampung SIBA KLASIK Gresik Terapkan Kurban Minim Sampah

Program Taruna Makmur merupakan program magang bagi mahasiswa pertanian yang diterjunkan ke lapangan untuk membantu menjalankan Program Makmur (Mari Kita Majukan Usaha Rakyat) yang digagas Menteri BUMN Erick Thohir sejak 2021.

"Saya kemudian ditugaskan di wilayah pertanian Kabupaten Gresik, Kabupaten Lamongan dan Kabupaten Mojokerto yang masuk dalam area Jatim 1," kata Pinky kepada jatimnow.com, Kamis (30/11/2023).

Pinky menjelaskan, di Kabupaten Gresik dan Kabupaten Lamongan ia mendampingi petani pembenihan buah semangka. Sedang di Kabupaten Mojokerto ia mendampingi petani tebu. Dalam menjalankan tugasnya di 3 kabupaten tersebut, Pinky ditemani seorang rekan Taruna Makmur yang sama-sama dari Polbangtan Malang.

Sejak resmi tergabung 3 bulan lalu di Taruna Makmur Batch III, Pinky mengaku banyak sekali manfaat yang dirasakan. Selain bisa mengaplikasikan teori-teori yang ia dapatkan di kampus, kini ia juga mendapat banyak pengalaman baru karena bisa terjun langsung ke lapangan dan bersosialisasi petani dan masyarakat.

"Sebagai Taruna Makmur saya jadi memiliki banyak pengalaman baru yang tidak saya dapatkan di kampus. Di program Taruna Makmur, saya bisa langsung berkomunikasi dengan agroman Taruna Makmur, para petani, perwakilan perusahaan serta distributor Pupuk Indonesia," ucap putri sulung pasangan Ahmad Basori dan Pipit Yuanita itu.

Baca Juga: JIIPE Peduli Bagikan Puluhan Hewan Kurban ke Masyarakat Gresik

Dari segi ilmu pengetahuan, Pinky juga mengaku mendapat ilmu baru melalui kegiatan layanan uji tanah. Dari kegiatan ini, dirinya beserta rekan-rekan Taruna Makmur lainnya bisa mengetahui formula atau dosis pupuk yang tepat sesuai kebutuhan tanaman di lahan tersebut untuk kemudian direkomendasikan kepada petani.

Tak hanya itu, sulung dari dua bersaudara ini juga mengaku sangat beruntung bisa terpilih sebagai Taruna Makmur. Sebab dari program ini dirinya bisa mendapat banyak ilmu pertanian berbagai jenis komoditi mulai dari padi, semangka, tebu dan jagung.

"Mungkin kalau magang di tempat lain saya hanya bisa belajar tentang satu komoditi saja, tapi di Taruna Makmur, saya bisa belajar tentang banyak komoditi. Karena itu saya berterima kasih kepada Pupuk Indonesia yang telah memberikan kesempatan magang pada program Taruna Makmur," ujarnya.

Pinky juga menjelaskan bahwa Program Makmur berperan penting bagi kemajuan para petani. Ia menyebut selama melakukan pendampingan masih banyak menemui petani yang masih menggunakan cara-cara konvensional.

Baca Juga: BPJS Ketenagakerjaan dan Kementerian Koperasi Jalin Kerjasama Jaminan Sosial

Hal ini menjadi salah satu tugas bagi Taruna Makmur untuk memberikan sosialisasi mengenai Progam Makmur Pupuk Indonesia yang siap melakukan pengawasan serta pendampingan secara intensif kepada petani, mulai pengelolaan dan budidaya tanaman, digital farming hingga mekanisasi pertanian agar nantinya bisa menghasilkan panen yang lebih bagus.

Saat ditanya mengenai apa yang menjadi motivasinya kuliah di Polbangtan dan mengikuti Program Taruna Makmur, cewek berusia 19 tahun itu mengaku dirinya memang terlahir di lingkungan pertanian, karena itu tak heran dirinya sangat interes pada dunia pertanian.

“Pertanian tidak akan terpisah dari kehidupan, sebab hidup akan selalu membutuhkan pangan. Karena itu saya ingin mengabdikan diri di dunia pertanian agar bisa menjadi manfaat bagi petani dan masyarakat,” pungkas Pinky.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Optimalkan Produksi Pertanian, Bupati Jember Dorong Petani Muda Masuk Kepengurusan Poktan

Bupati Jember meminta Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) segera berkoordinasi dengan para camat, Gapoktan, dan Poktan untuk menambah keterlibatan generasi muda dalam organisasi petani.

AstraPay Perkuat Digitalisasi UMKM, Dukung Percepatan QRIS Nasional

AstraPay memperkuat digitalisasi UMKM melalui edukasi, QRIS, dan literasi keuangan. Hingga kini telah melayani 17,5 juta pengguna di Indonesia

Savyavasa Mulai Serah Terima Unit, Tandai Babak Baru Hunian Premium Jakarta

Savyavasa mulai serah terima unit kepada penghuni. Apartemen premium di Dharmawangsa ini mencatat penjualan kuat dan minat sewa yang tinggi

MRAN 2026, Bentuk Kepedulian dan Solidaritas Bagi ODHA di Tulungagung

Renungan ini menjadi momen menumbuhkan harapan menghapus stigma dan mengenang ODHA yang sudah meninggal.

BRI Unit Benowo Surabaya Pindah Kantor Mulai 15 Juni, Cek Lokasi Barunya

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk memindahkan operasional BRI Unit Benowo Surabaya ke Jalan Raya Pakal per 15 Juni 2026. Cek detail lokasinya.

Menelusuri Jejak Legenda di Balik Danau Ronggojalu Probolinggo

Danau Ronggojalu dapat diakses dengan mudah, hanya memerlukan waktu tempuh sekitar 30 menit dari pusat Kota Probolinggo.