Selasa, 09 Jun 2026 21:52 WIB

Gabungan Ormas di Surabaya Gelar Aksi Tolak Gerakan Separatisme

Aksi massa menolak gerakan separatisme di Surabaya
Aksi massa menolak gerakan separatisme di Surabaya

jatimnow.com - Ratusan massa gabungan yang mengatasnamakan Sekber Benteng NKRI menggelar aksi simpatik di depan Gedung Negara Grahadi Surabaya, Senin (16/7/2018).

Mereka menyuarakan aksi melawan gerakan-gerakan yang mengarah pada separatisme di Indonesia, khususnya di Surabaya.

Baca Juga: Demo Rakyat Jawa Timur Menggugat Batal, Posko Ditutup

Ratusan massa gabungan yang terdiri dari Front Pembela Islam (FPI), Pemuda Pancasila, Patriot Garuda (PATGA), BHOEMIPUTERA, Front Pancasila, Laskar Garuda Nusantara (LGN), KOKAM, Pemuda Mujahidin, Indonesia Centre Jatim dan Komunitas Garuda Sakti Surabaya (KGSS) itu membentangkan spanduk bertuliskan 'Arek Suroboyo Cinta NKRI !!! AMP jangan bikin rusuh'.

Selain itu, spanduk yang terbentang juga ada yang bertuliskan 'Tindak Tegas Provokator yang Mencoba Memecah Belah NKRI' dan 'Bu Risma, jangan biarkan Surabaya jadi sarang Makar oleh segelintir oknum mahasiswa Papua yang ingin merongrong NKRI'.

Menurut pantauan di lokasi, masa yang ada dalam Sekber Benteng NKRI itu, juga melakukan orasi secara bergantian dan mayoritas dari mereka menduga bahwa gerakan separatisme itu buntut dari Mahasiswa Papua yang sempat membikin rusuh.

"Mereka (Mahasiswa Papua) datang kesini itu mencari ilmu untuk membangun Papua. Bukan malah melakukan aktifitas yang memecah belah NKRI. Apakah ini dibenarkan?," teriaknya salah satu orator.

Menurut dia, Mahasiswa Papua ini juga bagian dari warga Negara Indonesia yang harus menjaga secara bersama-sama.

"Bukan malah menjadi kompor-kompor. Bahwasannya NKRI dan Pancasila di dada kami semua. Kata siapa warga Surabaya tidak rukun," jelasnya.

Ketua Sekber Benteng NKRI, Arukat Djaswadi meminta kepada aparat keamanan bertindak tegas terhadap separatis, pasalnya mayoritas masyarakat juga secara tegas menolak dan siap melibas separatis yang berada di Surabaya.

Baca Juga: Siswa SMAN 1 Kampak Trenggalek Gelar Aksi Tuntut Transparansi Dana Komite

"Kami Arek Suroboyo, cinta NKRI, toleran dan cinta damai. Separatis yang berlindung di balik AMP (Aliansi Mahasiswa Papua) jangan bikin rusuh," tegasnya.

Menurut Arukat, bahwasannya mahasiswa Papua adalah saudara. Namun, baginya, musuh bangsa Indonesia adalah separatis yang berlindung dibalik nama mahasiswa Papua.

"TNI dan Polri kami minta mengambil tindakan tegas provokator yang mencoba memisahkan diri dari NKRI," tuturnya.

Tak hanya di Grahadi, massa meneruskan aksi di depan Balai Kota Surabaya, karena pihaknya juga ingin menanyakan kembali ketegasan Pemkot Surabaya terhadap kelompok Separatis, khususnya yang berada di Surabaya.

Baca Juga: Jembatan Harapan, Papua Menyapa Malang dengan Hangat

"Karena selama ini, di kantor mahasiswa Papua ini tidak pernah ada bendera Merah Putih berkibar. Mulai hari ini harus ada bendera kita Indonesia berkibar disana," terangnya.

Sementara itu, Sekretaris Daerah FPI Jatim, KH Khoirudin menegaskan bahwa pihaknya juga siap bergerak untuk melibas Separatis yang ada di Indonesia, guna untuk mempertahankan NKRI dengan gerakan persaudaraan.

"Beda agama boleh, beda ormas boleh asal jangan sampai ada bentuk-bentuk pelecehan agama. Ini sikap untuk menunjukkan kita sebagai saudara untuk sama-sama mempertahankan bangsa Indonesia," pungkasnya.

Reporter: Fahrizal Tito
Editor: Arif Ardianto



Editor : Arif Ardianto
Berita Terbaru

Optimalkan Produksi Pertanian, Bupati Jember Dorong Petani Muda Masuk Kepengurusan Poktan

Bupati Jember meminta Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) segera berkoordinasi dengan para camat, Gapoktan, dan Poktan untuk menambah keterlibatan generasi muda dalam organisasi petani.

AstraPay Perkuat Digitalisasi UMKM, Dukung Percepatan QRIS Nasional

AstraPay memperkuat digitalisasi UMKM melalui edukasi, QRIS, dan literasi keuangan. Hingga kini telah melayani 17,5 juta pengguna di Indonesia

Savyavasa Mulai Serah Terima Unit, Tandai Babak Baru Hunian Premium Jakarta

Savyavasa mulai serah terima unit kepada penghuni. Apartemen premium di Dharmawangsa ini mencatat penjualan kuat dan minat sewa yang tinggi

MRAN 2026, Bentuk Kepedulian dan Solidaritas Bagi ODHA di Tulungagung

Renungan ini menjadi momen menumbuhkan harapan menghapus stigma dan mengenang ODHA yang sudah meninggal.

BRI Unit Benowo Surabaya Pindah Kantor Mulai 15 Juni, Cek Lokasi Barunya

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk memindahkan operasional BRI Unit Benowo Surabaya ke Jalan Raya Pakal per 15 Juni 2026. Cek detail lokasinya.

Menelusuri Jejak Legenda di Balik Danau Ronggojalu Probolinggo

Danau Ronggojalu dapat diakses dengan mudah, hanya memerlukan waktu tempuh sekitar 30 menit dari pusat Kota Probolinggo.