Selasa, 09 Jun 2026 20:01 WIB

Hadapi Cuaca di Banyuwangi, Warga Songgon Diimbau Waspada

  • Penulis :
  • | Kamis, 12 Jul 2018 18:41 WIB
Kapolsek Songgon AKP Bakin saat bersama perwakilan PVMBG dan Kades Sumberarum/ foto: dok. Polsek Songgon
Kapolsek Songgon AKP Bakin saat bersama perwakilan PVMBG dan Kades Sumberarum/ foto: dok. Polsek Songgon

jatimnow.com - Pascabanjir bandang yang menerjang 415 rumah di Desa Alasmalang, Kecamatan Singojuruh, Banyuwangi. Intensitas curah hujan di daerah hulu, tepatnya di sekitar Kecamatan Songgon (daerah hulu) sempat meninggi dalam dua hari terakhir.

Oleh karena itu, Kapolsek Songgon, AKP Bakin mengimbau kepada masyarakat khususnya yang ada di kawasan hilir, Desa Alasmalang, untuk lebih mewaspadai adanya banjir susulan.

Baca Juga: PMI Surabaya Galang Donasi Kemanusiaan lewat Bulan Dana 2026

 

Ia juga menyarankan kepada seluruh masyarakat untuk lebih arif dan bijaksana dalam menyampaikan informasi terkait perkembangan curah hujan yang tinggi. Khususnya di wilayah lereng Gunung Raung, termasuk di dataran tinggi di wilayah Songgon.

Seperti kejadian semalam, Rabu (11/7/2018), terkait adanya peningkatan debit air di daerah hilir sungai kali Badeng atau di kawasan Desa Alasmalang.

"Tadi malam, banyak warga masyarakat yang bertanya-tanya. Bahkan juga ada warga yang sudah menyebarkan info (perkembangan cuaca dan peningkatan aliran sungai) secara berlebihan, sehingga dapat menimbulkan keresahan warga," kata Bakin saat dikonfirmasi, Kamis (12/7/2018).

Bakin berharap, terkait perkembangan cuaca di wilayahnya yang dikategorikan kawasan yang bercuaca ekstrim, dapat menyampaikan informasi cuaca sejak dini. Baik dari BMKG atau BPBD Kabupaten yang berkompeten.

“Tujuannya, supaya informasi yang diterima oleh masyarakat akurat dan lebih dapat dipertanggung jawabkan,” harapnya.

Baca Juga: Penyelundupan Ratusan Burung Tanpa Dokumen Digagalkan di Ketapang

Beberapa waktu yang lalu, kata AKP Bakin, kepolisian dan pihak Desa Sumberarum mengusulkan pemasangan CCTV di sekitar aliran sungai Badeng. Namun, hingga kini tak kunjung dilakukan.

"Gunanya memberikan Informasi awal adanya curah hujan yang mungkin bisa berdampak luapan air sungai baik yang berakibat banjir lumpur atau lainnya," terangnya.

Dari informasi yang didapatkan pihak kepolisian, debit air sungai di Desa Alasmalang, Kecamatan Singojuruh sempat ada peningkatan.

Namun pagi hari hingga siang ini, lanjut Bakin, aliran sungai Badeng terpantau normal dan jernih.

Baca Juga: Warga Banyuwangi Keluhkan Langkanya LPG 3 Kg Jelang Lebaran

"Aliran sungai badeng masih normal walaupun semalem cuaca hujan," tandasnya.

Hingga saat ini, dua alat berat berupa ekscavator masih disiagakan di sekitar jembatan Wonorekso, Desa Alasmalang, Kecamatan Singojuruh, yang beberapa waktu lalu sempat meluap dan mengakibatkan 415 rumah terdampak banjir disertai lumpur dan material banjir bandang.

Reporter: Hafiluddin Ahmad

Editor: Arif Ardianto

Editor : Arif Ardianto
Berita Terbaru

Optimalkan Produksi Pertanian, Bupati Jember Dorong Petani Muda Masuk Kepengurusan Poktan

Bupati Jember meminta Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) segera berkoordinasi dengan para camat, Gapoktan, dan Poktan untuk menambah keterlibatan generasi muda dalam organisasi petani.

AstraPay Perkuat Digitalisasi UMKM, Dukung Percepatan QRIS Nasional

AstraPay memperkuat digitalisasi UMKM melalui edukasi, QRIS, dan literasi keuangan. Hingga kini telah melayani 17,5 juta pengguna di Indonesia

Savyavasa Mulai Serah Terima Unit, Tandai Babak Baru Hunian Premium Jakarta

Savyavasa mulai serah terima unit kepada penghuni. Apartemen premium di Dharmawangsa ini mencatat penjualan kuat dan minat sewa yang tinggi

MRAN 2026, Bentuk Kepedulian dan Solidaritas Bagi ODHA di Tulungagung

Renungan ini menjadi momen menumbuhkan harapan menghapus stigma dan mengenang ODHA yang sudah meninggal.

BRI Unit Benowo Surabaya Pindah Kantor Mulai 15 Juni, Cek Lokasi Barunya

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk memindahkan operasional BRI Unit Benowo Surabaya ke Jalan Raya Pakal per 15 Juni 2026. Cek detail lokasinya.

Menelusuri Jejak Legenda di Balik Danau Ronggojalu Probolinggo

Danau Ronggojalu dapat diakses dengan mudah, hanya memerlukan waktu tempuh sekitar 30 menit dari pusat Kota Probolinggo.