Selasa, 09 Jun 2026 17:55 WIB

Tipu Dua Warga Ngawi, Kades asal Magetan Dibui

Kades asal Magetan yang melakukan penipuan diamankan Polres Ngawi (Foto: Humas Polres Ngawi)
Kades asal Magetan yang melakukan penipuan diamankan Polres Ngawi (Foto: Humas Polres Ngawi)

Magetan - Seorang kepala desa (kades) asal Magetan, bernama Eko Prasetyo (32) diamankan Satreskrim Polres Ngawi atas kasus dugaan penipuan jual beli sapi.

Kepala Desa Ngujung, Kecamatan Maospati, Kabupaten Magetan itu diamankan setelah dilaporkan dua orang.

Baca Juga: Sindikat Mobil Bodong dan STNK Palsu Jaringan Pasuruan-Surabaya Dibongkar

"Ada dua orang yang melaporkan secara resmi kepada kami telah ditipu oleh tersangka," ujar Kapolres Ngawi, AKBP I Wayan Winaya, Kamis (17/3/2022).

Wayan menjelaskan bahwa tersangka mengelabui korban dengan cara memberikan uang muka untuk pembelian sapi. Namun sisanya, tidak kunjung dilunasi oleh tersangka.

"Ada dua ekor sapi dibeli dari peternak di wilayah Kecamatan Geneng dan Kecamatan Gerih, Kabupaten Ngawi," terang Wayan.

Menurutnya, peristiwa pertama terjadi pada Februari 2021. Saat itu tersangka membeli sapi milik Triono (32), warga Desa Keniten, Kecamatan Geneng, Kabupaten Ngawi.

"Dibeli dengan harga Rp 21 juta. Tersangka membayar uang muka Rp 6,5 juta," ungkap Wayan.

Baca Juga: Sandang Status Tersangka, Kades di Probolinggo Masih Hirup Udara Bebas

Namun uang muka itu diambil kembali, dengan alasan uang yang diberikan adalah palsu. Tersangka mengambil uang muka sebesar Rp 6 juta, hanya disisakan Rp 500 ribu.

"Korban pertama hanya mendapat uang Rp 500 ribu dan tidak kunjung dilunasi, dari Februari 2021 sampai sekarang," jelas dia.

Korban kedua yaitu Syamsuddin, warga Desa/Kecamatan Gerih, Kabupaten Ngawi. Transaksinya dilakukan pada Mei 2021.

Baca Juga: Akal Bulus Komplotan Penipu di Gresik Bikin Sales Susu UHT Asal Kediri Rugi Puluhan Juta

"Yang kedua tersangka memberikan uang muka Rp 1 juta. Juga tidak dilunasi sampai kami amankan tersangka," tambah Wayan.

Dia menyebut bahwa dari keterangan tersangka, sapi yang ia ambil dari kedua korban kemudian dijual.

"Hasil keuntungan dari penjualan sapi itu digunakan tersangka untuk kebutuhan sehari-hari," pungkas Wayan.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Optimalkan Produksi Pertanian, Bupati Jember Dorong Petani Muda Masuk Kepengurusan Poktan

Bupati Jember meminta Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) segera berkoordinasi dengan para camat, Gapoktan, dan Poktan untuk menambah keterlibatan generasi muda dalam organisasi petani.

AstraPay Perkuat Digitalisasi UMKM, Dukung Percepatan QRIS Nasional

AstraPay memperkuat digitalisasi UMKM melalui edukasi, QRIS, dan literasi keuangan. Hingga kini telah melayani 17,5 juta pengguna di Indonesia

Savyavasa Mulai Serah Terima Unit, Tandai Babak Baru Hunian Premium Jakarta

Savyavasa mulai serah terima unit kepada penghuni. Apartemen premium di Dharmawangsa ini mencatat penjualan kuat dan minat sewa yang tinggi

MRAN 2026, Bentuk Kepedulian dan Solidaritas Bagi ODHA di Tulungagung

Renungan ini menjadi momen menumbuhkan harapan menghapus stigma dan mengenang ODHA yang sudah meninggal.

BRI Unit Benowo Surabaya Pindah Kantor Mulai 15 Juni, Cek Lokasi Barunya

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk memindahkan operasional BRI Unit Benowo Surabaya ke Jalan Raya Pakal per 15 Juni 2026. Cek detail lokasinya.

Menelusuri Jejak Legenda di Balik Danau Ronggojalu Probolinggo

Danau Ronggojalu dapat diakses dengan mudah, hanya memerlukan waktu tempuh sekitar 30 menit dari pusat Kota Probolinggo.