Selasa, 09 Jun 2026 20:00 WIB

Percepat Penyaluran Bantuan, Mas Dhito Apresiasi Program Home Visit

Petugas saat mendatangi rumah lansia penerima program BPNT. (Foto: Humas Pemkab Kediri)
Petugas saat mendatangi rumah lansia penerima program BPNT. (Foto: Humas Pemkab Kediri)

Kediri - Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana mengapresiasi upaya penyaluran Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT) dengan cara home visit. Adapun bantuan disalurkan Dinas Sosial (Dinsos) kepada penerima manfaat yang telah lanjut usia dan sakit. Petugas mendatangi rumah mereka dan menyerahkan bantuan. Jadi, para lansia tidak perlu datang ke kantor pos untuk mengambil bantuan.

Pejabat yang akrab disapa Mas Dhito itu menerangkan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kediri bekerja sama dengan PT Pos Indonesia dalam menyalurkan BPNT ke rumah warga. Terutama penerima manfaat yang terkendala untuk melakukan pengambilan. Mereka kesulitan untuk datang ke lokasi penyaluran karena sakit atau kondisinya telah lanjut usia.

Baca Juga: Peminat Sekolah Rakyat di Kediri Terus Bertambah, Penjangkauan Terus Berjalan

Berbeda dengan sebelumnya, penyaluran BPNT dikenal dalam bentuk sembako. Tahun ini untuk percepatan penyaluran, bantuan diberikan dalam bentuk uang tunai sebesar Rp200 ribu per bulan. Meski dalam bentuk uang tunai, peruntukannya tetap untuk pembelian sembako.

Mas Dhito mendorong percepatan penyaluran BPNT di Kabupaten Kediri. Targetnya dalam waktu satu bulan penyaluran bantuan bisa mencapai 90 persen. "Langkah yang dilakukan patut kami apresiasi untuk membantu para penerima manfaat. Kami terus mendorong percepatan penyaluran bantuan BPNT ini," ujarnya, Jumat (11/03/2022).

Baca Juga: Mas Dhito Berikan Bantuan untuk Menopang Ekonomi Keluarga Nenek Sholikah

Pelaksana Tugas Kepala Dinas Sosial Kabupaten Kediri Slamet Turmudi menerangkan, skema penyaluran bantuan tahun ini diberikan selama tiga bulan untuk Januari sampai Maret. Penyaluran bantuan sosial telah dilakukan di beberapa titik yang tersebar di Kabupaten Kediri.

Untuk menjangkau rumah warga penerima manfaat, petugas didampingi pihak pemerintah desa setempat. Bantuan diberikan dalam bentuk uang tunai sebesar Rp600 ribu langsung kepada penerima manfaat. Seperti yang didatangi di Kecamatan Ngasem, mereka mengalami sakit karena telah lanjut usia dan sulit untuk berjalan. "Home visit ini bisa membantu meringankan penerima manfaat untuk tidak mengambil tapi kita antar untuk memudahkan penyalurannya," terangnya.

Baca Juga: Dinas Sosial Tulungagung Salurkan Bansos Kemensos RI ke Ratusan Masyarakat

Salah satu penerima bantuan adalah Sumiati (66), warga Dusun Paron, RT 004/002, Desa Paron, Kecamatan Ngasem. Ia mengaku sangat senang mendapat bantuan. Sumiati yang mengalami sakit bahkan untuk berjalan pun harus dibantu, tak henti-hentinya menyampaikan terima kasih kepada petugas yang datang menyerahkan bantuan. "Matur suwun sedoyo mawon (terima kasih semuanya)," pungkasnya.

(ADV)

Editor : Sofyan Cahyono
Berita Terbaru

Optimalkan Produksi Pertanian, Bupati Jember Dorong Petani Muda Masuk Kepengurusan Poktan

Bupati Jember meminta Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) segera berkoordinasi dengan para camat, Gapoktan, dan Poktan untuk menambah keterlibatan generasi muda dalam organisasi petani.

AstraPay Perkuat Digitalisasi UMKM, Dukung Percepatan QRIS Nasional

AstraPay memperkuat digitalisasi UMKM melalui edukasi, QRIS, dan literasi keuangan. Hingga kini telah melayani 17,5 juta pengguna di Indonesia

Savyavasa Mulai Serah Terima Unit, Tandai Babak Baru Hunian Premium Jakarta

Savyavasa mulai serah terima unit kepada penghuni. Apartemen premium di Dharmawangsa ini mencatat penjualan kuat dan minat sewa yang tinggi

MRAN 2026, Bentuk Kepedulian dan Solidaritas Bagi ODHA di Tulungagung

Renungan ini menjadi momen menumbuhkan harapan menghapus stigma dan mengenang ODHA yang sudah meninggal.

BRI Unit Benowo Surabaya Pindah Kantor Mulai 15 Juni, Cek Lokasi Barunya

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk memindahkan operasional BRI Unit Benowo Surabaya ke Jalan Raya Pakal per 15 Juni 2026. Cek detail lokasinya.

Menelusuri Jejak Legenda di Balik Danau Ronggojalu Probolinggo

Danau Ronggojalu dapat diakses dengan mudah, hanya memerlukan waktu tempuh sekitar 30 menit dari pusat Kota Probolinggo.